Sukses

Benjolan di Selangkangan dan Vagina

31 Dec 2014, 12:21 WIB
Wanita, 36 tahun.

Dokter, sy mau tanya,dua minggu yg lalu Ada benjolan d selangkangan Dan d vagina bagian Kiri, smp skrg benjolan itu blm hilang. Pertanyaan sy, apa itu berbahaya?

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Mengenai keluhan pertama Anda yaitu adanya benjolan di selangkangan, sulit bagi kami untuk mendiagnosis sebuah benjolan tanpa melakukan pemeriksaan fisik. Karena kami membutuhkan informasi seperti letak tepatnya, besarnya benjolan, permukaannya, apakah sewarna kulit, apakah dapat digerakkan atau tidak, sudah berapa lama, apakah semakin membesar, dll. Informasi tersebut diperlukan karena sebuah benjolan dapat disebabkan oleh banyak hal.

Di daerah selangkangan, benjolan paling sering disebabkan karena pembesaran kelenjar getah bening. Namun, benjolan juga dapat disebabkan karena hal lain seperti kista atau bisul baik kecil atau besar. Pembesaran kelenjar getah bening bisa disebabkan oleh beberapa hal, penyebab tersering adalah adanya infeksi pada area genitalia, contohnya infeksi saluran kemih, infeksi menular seksual. Pembesaran kelenjar getah bening juga bisa disebabkan oleh limfoma (kanker kelenajar getah bening). Apabila penyebabnya adalah infeksi maka seiring dengan infeksi tersebut menyembuh, kelenjar getah bening akan mengecil dengan sendirinya. Terapi akan tergantung dari penyebabnya.

Sementara mengenai benjolan  di dinding vagina kemungkinan dapat disebabkan karena infeksi. Penyebab infeksi pada daerah kemaluan dapat terbagi menjadi Penyakit Menular Seksual (PMS) dan penyakit bukan akibat dari PMS.

Faktor risiko infeksi akibat PMS diantaranya adalah berganti-ganti pasangan seksual dan melakukan hubungan intim tidak aman (tidak menggunakan kondom). Infeksi akibat penyakit non-PMS dapat dipicu dari kurangnya menjaga kebersihan di daerah kemaluan, lembab di daerah kemaluan, atau penyakit yang dapat menurunkan kekebalan tubuh.

Daerah bibir luar vagina termasuk daerah yang memiliki kelenjar sebasea. Daerah kemaluan adalah daerah yang cukup lembab karena lokasinya dan selalu tertutup celana dalam. Maka dari itu, kelenjar sebasea ditambah daerahnya yang lembab membuat kulit daerah tersebut menjadi lebih mudah terinfeksi.

Bintil-bintil kecil di daerah vulva (sekitar vagina) dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab, diantaranya:

  1. Kondiloma akuminata (kutil kelamin)
  2. Moluscum kontagiosum (infeksi virus pox)
  3. Herpes simplex (infeksi virus herpes)
  4. Scabies (infeksi oleh kutu)
  5. Jerawat

Benjolan tersebut dapat juga berasal dari kelenjar sebasea yang sedang aktif. Selain itu ada juga beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada daerah bibir vagina. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada bibir vagina:

  1. Kista Bartholin/abses kelenjar Bartholin. Kista ini berasal dari kelenjar bartholin yang tersumbat. Setiap wanita memiliki sepasang kelenjar bartholin pada bibir vagina. Kelenjar yang tersumbat menyebabkan munculnya benjolan (kista) dan dapat pula terinfeksi sehingga meradang. Bila sudah radang, maka benjolan akan menjadi nyeri, kemerahan, dan hangat. Bila terdapat nanah kemungkinan sudah menjadi abses/bisul.
  2. Fibroma: tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat pada bibir vagina
  3. Lipoma: tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak.
  4. Sarkoma: tumor ganas yang berasal dari jaringan ikat.
  5. Adenocarcinoma Bartholin: tumor ganas dari kelenjar Bartholin

Pada kasus Anda, kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi ke dokter kandungan dan kebidanan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk dilakukan pemeriksaan secara langsung. Penyakit kelamin akan lebih mudah didiagnosa apabila dilihat secara langsung. Terapi tentu akan disesuaikan dengan penyebabnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar