Sukses

Perkembangan Anak 19 Bulan dan Gejala Alergi Susu Sapi

15 Dec 2014, 22:16 WIB
Wanita, 25 tahun.

dok mw nanya, 1. permainan apa yang cocok buat anak 19 bulan?? 2. dari usia 1 tahun dia alergi susu trus aq kasih SGM soya tp gak da perkembangan waktu minum susu SGM. 1 bln ini aq ganti lagi ama Lactogen tp anak saya kyak mw muntah2 gtu dok,,tp gak ada yang dikeluarkan trus dia kadang bersin, apa ni gejala alergi dok? tks ya dok

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pada rentang umur 12-18 bulan si kecil sudah mampu menunjukkan aktifitas:  
 
Perkembangan Motorik atau Gerak Kasar
Lanjutkan stimulasi bermain bola dan berjalan sendiri. (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak Usia 9-12 bulan)
 
1. Menarik mainan
Bila anak sudah jalan tanpa berpegangan, berikan mainan yang bisa ditarik ketika anak berjalan. Umumnya anak senang mainan yang bersuara.
2. Berjalan mundur
Bila anak sudah jalan tanpa berpegangan, ajari anak cara melangkah mundur. Berikan mainan yang bisa ditarik karena anak akan mengambil langkah mundur untuk dapat memperhatikan mainan itu.
3. Berjalan naik dan turun tangga
Bila anak sudah bisa merangkak naik dan melangkah turun tangga, ajari anak cara jalan naik tangga sambil berpegangan pada Binding atau pegangan tangga. Tetap bersama anak ketika ia melakukan hal ini untuk pertama kalinya.
4. Berjalan sambil berjinjit
Tunjukkan kepada anak cara berjalan sambil berjinjit. Buat agar anak mau mengikuti ands berjinjit di sekeliling ruangan.
5. Menangkap dan melempar bola
Tunjukkan kepada anak cara melempar sebuah bola besar, kemudian cara menangkap bola tersebut. Bila anak bisa melempar bola ukuran besar, ajari anak melempar bola yang ukurannya lebih kecil.
 
Perkembangan Motorik atau Gerak Halus
Lanjutkan stimulasi memasukkan benda ke dalam wadah, bermain dengan mainan yang mengapung di air, menggambar, dan menyusun kubus dan mainan. (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak Usia 9-12 bulan)
1. Permainan balok
Beli atau buat balok-balok kecil dari kayu dengan ukuran sekitar 2.5 cm x 2.5 cm x 2,5 cm. Ajari anak cara menyusun balok menumpuk ke atas tanpa menjatuhkannya.
2. Memasukkan dan mengeluarkan benda
Ajari anak cara memasukkan benda-benda ke dalam wadah seperti kotak, pot bungs, botol dan lain-lain. Tunjukkan bagaimana mengeluarkannya dari wadah. Ajak anak Bermain memasukkan dan mengeluarkan benda-benda tersebut.
3. Memasukkan benda yang satu ke benda lainnya
Sediakan mangkuk atau kotak plastik dari berbagai ukuran. Tunjukkan kepada anak cara meletakkan mangkuk yang ukurannya lebih kecil ke mangkuk lebih besar. Buat agar anak mau melakukannya sendiri. Pilih benda-benda yang tidak pecah.

Untuk alergi susu sapi umumnya memiliki gejala pencernaan seperti muntah, diare berlanjut yang kadang-kadang terdapat darah, hingga mengganggu tumbuh kembang anak. Jika keadaan ini dibiarkan terjadi tentunya akan berpengaruh pada berat badan anak. 

Di Indonesia, susu soya memang sering menjadi pilihan pertama sebagai susu pengganti terhadap anak yang dicurigai menderita alergi. Dibandingkan susu terhidrolisis sempurna lainnya, susu soya unggul karena harganya yang relatif lebih murah dengan rasa yang lebih familiar. Namun, terdapat penelitian bahwa 30-40% anak alergi susu sapi bukan tidak mungkin terkena alergi soya.

Bila anak Anda juga alergi terhadap susu soya, pilihan lain adalah menggunakan susu rendah laktosa/HA atau susu bebas laktosa. Susu HA (hypoallergenic) adalah susu sapi yang dihidrolisis secara parsial, dapat merangsang toleransi susu sapi karena masih mengandung sedikit partikel susu sapi. Pemberian susu HA dapat menjadi pencegahan primer terjadinya alergi susu sapi, karena diberikan sebelum terpapar dengan susu sapi. Penggunaan kedua susu ini relatif lebih aman daripada penggunaan susu soya sebagai pengganti susu sapi.

Berikut kami sertakan artikel untuk tambahan informasi Anda :

Soya Bukan Solusi Mengatasi Alergi Susu Sapi

Gejala Klinis Alergi Susu Sapi

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar