Sukses

Batuk Lama dan Napas Berbunyi 'Ngik'

08 Jan 2015, 23:23 WIB
Wanita, 23 tahun.

Saya mengalami batuk sudah hampir 2 tahun.dimana pada saat saya merasa dingin saya akan batuk dan itu terjadi setiap hari dan disertai dengan lendir,dan jika lendir berlebih napas saya akan bunyi ngik ngik g2 dan sesak.batuk saya saya ini gejala apa bronhitis atau apa dok dan apa obatnya,terima kasih sebelumnya

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Apakah batuk yang dirasakan terus menerus? Atau pada waktu tertentu saja (hanya di malam atau pagi hari)? Apakah ada sesak, demam, keringat malam, penurunan berat badan? Apakah Anda merokok? Sudahkah melakukan pemeriksaan dahak?

Batuk merupakan fenomena yang normal karena batuk adalah salah satu mekanisme pertahanan pernapasan yang dapat mencegah aspirasi makanan padat, cair, dan berbagai benda asing lain (aspirasi = terhirup ke paru-paru). Batuk sendiri merupakan mekanisme untuk mengeluarkan lendir berlebih yang diproduksi oleh saluran pernapasan terutama apabila saluran pernapasan sedang meradang. Batuk juga merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap, dan sebagainya. Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernafasan, telinga).

Batuk yang Anda alami dapat dikategorikan sebagai Batuk Kronik Berulang (BKB) karena sudah berlangsung lebih dari 14 hari. BKB dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah infeksi virus (bronkiolitis), TBC, alergi, atau asma. Masing masing penyebab memiliki karakteristik masing-masing.

Penyebab batuk kronis bermacam-macam, diantaranya adalah:

  1. Alergi. dapat disertai keluhan bersin dipagi hari, gatal-gatal pada tubuh, sesak
  2. Asma, penyakit gangguan saluran pernapasan yang ditandai oleh sesak napas disertai bunyi ngik-ngik (mengi) dan / atau batuk persisten yang disebabkan penyempitan otot saluran pernapasan akibat peradangan dan produksi lendir berlebihan. Asma merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan secara permanen, namun dapat di kontrol dengan tata laksana yang tepat. ?Beberapa zat atau bahan yang dapat mencetuskan timbulnya serangan asma adalah:?- Benda-benda dalam ruangan (tungau debu rumah dalam kasur, karpet, dan perabotan kotor dan bulu binatang)?- Benda-benda di luar ruangan (polusi, asap buangan pabrik)?- Asap rokok?- Refluks gastroesofagus (sering muntah)?- Udara dingin, emosi yang berlebihan seperti marah atau ketakutan dan olahraga juga dapat mencetuskan serangan asma. Bahkan beberapa obat seperti aspirin dan obat anti inflamasi lainnya dan beta bloker juga dapat mencetuskan serangan.?
  3. Infeksi, seperti Tuberkulosis (TBC) ataupun infeksi mikoplasma, infeksi sinus?
  4. Bronkitis, yaitu radang pada bronkus-saluran udara ke paru-paru?
  5. Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)?
  6. GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease), yaitu penyakit akibat terjadinya reflux asam lambung ke kerongkongan. Biasanya disertai keluhan ada rasa panas atau terbakar di daerah ulu hati, mual, muntah ataupun kembung?
  7. Penggunaan obat tertentu, contohnya obat golongan ACE inhibitor?
  8. Post Nasal Drip, ada cairan di belakang hidung

Pernakah Anda menjalani pemeriksaan rontgen dada dan spirometri?

Gejala yang Anda sebutkan mungkin dapat dicetuskan oleh faktor alergi misalnya terhadap udara dingin sehingga mencetuskan asma, ataupun karena infeksi. Namun mengingat ketepatan diagnosa hanya dapat dilakukan dengan pemeriksaan fisik langsung disertai dengan beberapa pemeriksaan penunjang, kami sarankan Anda mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam atau Spesialis Paru untuk pemeriksaan dan terapi lebih lanjut.

Pastikan tubuh dalam keadaan hangat dengan memakai pakaian berlapis atau mengkonsumsi minuman hangat di kala udara dingin. Lakukan olahraga teratur, setidaknya 30 menit selama 3x seminggu untuk memperlancar metabolisme dan meningkatkan stamina.

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.Salam,

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar