Sukses

Terapi Musik

07 Jan 2015, 23:34 WIB
Pria, 25 tahun.

Dok,akhir akhir ini kan ada tuh yang namanya audioterapi/terapi musik.dikatakan bahwa klo kita ikut terapi ini maka bisa membuat hormon pertumbuhan aktif kembali,konsentrasi bertambah,dll.Bagaimana pendapat dokter akan hal ini ?

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Musik klasik telah lama diyakini mampu memberi pengaruh positif terhadap pertumbuhan dan kecerdasan, bahkan saat bayi masih dalam kandungan. Menurut para ahli di Amerika, musik yang baik dapat merangsang perkembangan anak. Beberapa rumah sakit menganjurkan ibu yang sedang hamil untuk memperdengarkan musik klasik bagi bayi yang sedang dikandungnya. Berbagai penelitian yang telah dilakukan, tidak hanya pada manusia tapi juga pada tanaman dan hewan, memperlihatkan adanya kecenderungan musik dapat membantu merangsang pertumbuhan. 

Dalam dunia kedokteran, musik ini digunakan untuk menyembuhkan penyakit, yang dikenal dengan terapi musik. Terapi musik terbukti bermanfaat dalam membantu pasien kanker, anak dengan kelainan perilaku, serta pennyakit lainnya. Rumah-rumah sakit bahkan telah mulai menggunakan musik dan terapi musik untuk membantu menghilangkan rasa sakit, mengatasi depresi, memperbaiki kesehatan pasien secara umum, menenangkan pasien, meredakan ketegangan otot-otot, serta berbagai manfaat di bidang kesehatan lainnya. Hal ini bukanlah hal yang mengejutkan, karena musik bisa mempengaruhi tubuh dan pikiran dengan berbagai cara yang mengagumkan.

 

Berikut merupakan beberapa efek musik yang bisa menjelaskan efektivitas terapi musik:

Stimulus otak: Berdasarkan hasil penelitian yang diuraikan dalam situs about,  musik dengan beat yang kuat bisa menstimulus gelombang otak agar beresonansi senada dengan beat lagu tersebut. Beat yang lebih cepat akan lebih menajamkan konsentrasi dan meningkatkan kewaspadaan otak. Sementara itu, musik dengan tempo yang lebih lambat akan membuat Anda nyaman dan membawa Anda ke suasana meditasi.

Yang lebih menarik lagi, penelitian telah menemukan, musik membuat otak bisa mengubah kadar aktivitas gelombangnya sendiri. Hal ini memungkinkan otak bisa mengubah kecepatan dengan mudah sesuai dengan kebutuhan. Artinya, musik membawa manfaat yang akan bertahan seumur hidup bagi otak, bahkan setelah Anda berhenti mendengarkan musik.

Pernapasan dan detak jantung: Perubahan gelombang otak dengan sendirinya juga akan mengubah fungsi tubuh lainnya. Hal ini akan diatur oleh sistem saraf otonom. Sebagai contoh, pernapasan dan detak jantung juga bisa berubah akibat jenis musik yang berbeda. Hal ini bisa berarti proses bernapas semakin lambat, detak jantung juga semakin lambat, serta adanya respon relaksasi. Karena itu, terapi musik bisa melawan dan mencegah dampak kerusakan akibat stres kronis,. Terapi musik tidak hanya membuat relaks tetapi juga memperbaiki kesehatan secara umum.

Pikiran: Musik bisa juga digunakan untuk menenangkan dan membawa hal-hal positif ke dalam pikiran. Dengan begitu, akan menjauhkan depresi dan segala kecemasan. Terapi musik ini juga bisa mencegah respon stres yang bisa mengakibatkan kerusakan di dalam tubuh, menjaga kreatifitas dan sikap optimis tetap tinggi, serta menawarkan berbagai keuntungan lainnya.

Keuntungan lain: Musik juga terbukti mendatangkan manfaat lain, seperti menurunkan tekanan darah. Hal ini tentunya juga akan mengurangi risiko stroke dan masalah kesehatan lainnya yang bisa muncul seiring waktu. Terapi musik juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meredakan ketegangan otot-otot, dan lainnya.

Dengan melihat begitu banyaknya manfaat musik bagi kesehatan, tidak mengherankan jika banyak orang yang ingin menggunakan musik untuk menjaga kesehatan badan secara umum. Anda juga tertarik? Jangan pernah jauhkan musik dari telinga dan hati Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar