Sukses

Kista Cokelat Bisa Kambuh?

07 Jan 2015, 22:44 WIB
Wanita, 37 tahun.

Dokter saya mau tanya,kakak saya terkena kista coklat ia harus operasi,dan dia sekarang terapi suntik selama 6 bulan karena kistanya belum bersih semua,apakah sehabis terapi 6kali itu kistanya tak tumbuh lagi dan bagaimana pencegahannya?terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kista coklat atau yang biasa dikenal dengan kista endometriosis merupakan kista yang tumbuh pada permukaan ovarium (indung telur). Kista coklat ini menyerang bagian dalam ovarium membentuk kantung yang berisi darah. Kista ini disebut sebagai kista coklat karena terdapat penumpukan darah berwarna merah kecoklatan hingga gelap. Ukuran kista coklat sebesar kacang dan bisa tumbuh lebih besar dari buah anggur.

Terapi endometriosis untuk tiap orang berbeda-beda,Terapinya tergantung pada keparahan penyakit dan kebutuhan pasien. Bersama dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang menangani anda dapat mendiskusikan pilihan terapi yang paling baik. Jika diagnosis dapat dilakukan secara cepat, saat kista masih berukuran kecil, mungkin tidak perlu dilakukan laparaskopi / pembedahan, hanya perlu dilakukan terapi hormonal. Sedangkan jika menunggu tanpa dilakukan terapi apapun, bisa saja kista tersebut semakin membesar dan pada akhirnya harus dilakukan operasi juga.

Kesuksesan terapi operasi pada penderita kista endometriosis dalam mengembalikan kesuburan tergantung pada keparahan penyakitnya. Pada penderita endometriosis ringan, terdapat kemungkinan hamil sebesar 75% dalam 1 tahun pertama setelah dilakukan operasi. Sementara kemungkinan untuk hamil akan menurun menjadi  60% pada penderita endometriosis yang sedang dan menjadi 35% pada penderita endometriosis yang berat.

Kista endometriosis dapat muncul kembali pada orang yang telah menjalalani operasi dengan laparoskopi. Gejalanya pun sama seperti kista tersebut muncul untuk pertama kali, seperti nyeri saat berhubungan intim, nyeri saat menstruasi, siklus menstruasi yang tidak teratur (lebih panjang dan lebih banyak), serta nyeri panggul atau perut bagian bawah.

 

Namun memang sebaiknya kakak Anda mendiskusikan hal ini terlebih dahulu dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan kakak Anda yang lebih mengetahui kondisi kesehatan kakak Anda saat ini.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar