Sukses

Perut Kembung Setelah Mengobati Diare Sendiri

30 Dec 2014, 10:09 WIB
Wanita, 29 tahun.

Saya kena diare akut dan uda minum obat immodium, diarenya uda stop tapi perut saya jadi kembung.,obat apa yg cocok ya dok.?

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai diare. Diare adalah peningkatan jumlah ( tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari) dan persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan).

Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya infflamatory bowel disease. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Penting juga diperhatikan sudah berapa lama atau sudah berapa hari Anda mengalami diare ini. Apabila lebih dari 3 hari atau bahkan hingga seminggu, kemungkinan besar ada penyebab yang membutuhkan penanganan lebih serius seperti infeksi bakteri.

Penyebab diare dapat bermacam-macam, diantaranya disebabkan oleh:

  • virus (paling sering)
  • bakteri
  • infeksi parasit
  • obat-obatan (kafein, alkohol)
  • penyakit non-infeksi (irritable bowel syndrome, inflammatory bowel disease)
  • laktosa (gula yang terdapat di dalam susu)
  • pemanis buatan (sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet atau produk bebas gula lainnya dapat menyebabkan diare pada orang sehat)

Gejala yang menyertai diare dapat berupa mual dan muntah, yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi bakteri atau parasit biasanya menyebabkan buang air besar yang berdarah dan juga terjadi demam.

Saat diare menyerang, tak sedikit yang berupaya melakukan pengobatan mandiri. Salah satunya mengonsumsi obat diare yang saat ini banyak dijual bebas. Upaya pengobatan ini sah-sah saja dicoba, tetapi sejatinya tidak begitu dianjurkan. Diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang (seperti analisa fese/tinja) untuk menegakkan diagnosis penyakit Anda. Selain itu, penting juga untuk mengganti cairan yang keluar karena diare dengan mengkonsumsi air atau oralit.

Pada kasus Anda di mana diare sudah berhenti, namun saat ini perut terasa kembung. Kami tidak dapat memastikan kondisi 
Anda saat ini tanpa melakukan pemeriksaan fisik, namun kami menyarankan Anda untuk melakukan memeriksakan diri langsung ke dokter untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar