Sukses

Penanganan Amandel

02 Jan 2015, 12:36 WIB
Wanita, 34 tahun.

Anak q yg pertama cwek umur 9 thn kena amandel,gmn cara menghilangkan amandel tanpa garus operasi...? Makasih banyak doq

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Amandel atau tonsil (istilah medis) merupakan salah satu jaringan yang berfungsi membantu melawan virus dan bakteri yang masuk melalui tenggorokan dengan cara membantu tubuh memproduksi sel darah putih sebagai bentuk tentara tubuh yang melawan infeksi. Tonsil akan membesar manakala sedang terjadi proses peradangan atau infeksi, akibatnya timbul rasa tidak nyaman gatal pada tenggorokkan dan nyeri saat menelan sehingga nafsu makan juga ikut menurun. Gejala lain yang dapat menyertai yaitu demam akibat adanya infeksi pada tubuh. Saat dilakukan pemeriksaan, akan terlihat amandel yang membesar dan merah, dapat juga ditutupi kotoran pada lekukan-lekukannya.

Radang tonsil tidak selalu diatasi dengan operasi. Radang yang disebabkan oleh virus akan menghilang dengan sendirinya. Atau cukup ditambah dengan obat-obatan yang mengurangi gejala (simptomatik), seperti penurun demam, penghilang nyeri atau gatal. Anda dapat mengurangi nyeri pada tenggorok dengan berkumur-kumur dengan air garam ataupun minum teh hangat. Radang yang disebabkan oleh bakteri akan memerlukan pemberian antibiotik. Apabila tonsil mengecil dengan obat-obatan maka tidak akan menjadi masalah karena ia merupakan salah satu pertahanan tubuh yang akan membesar saat terjadi infeksi dan mengecil apabila infeksinya hilang. Jadi tidak semua radang tonsil harus dioperasi. 

Namun apabila tonsil terus membesar dan menutup jalan napas maka sebaiknya tidak terus dibiarkan karena berbahaya. Operasi tonsil (tonsilektomi) dilakukan apabila sesuai dengan indikasinya, antara lain:

  1. Pembesaran tonsil yang sudah menutup dan menyebabkan sumbatan jalan napas. Gejalanya diantaranya adalah obstructive sleep apnea yaitu kondisi berhentinya bernapas secara tiba-tiba kala sedang tidur karena pembesaran tonsil, atau mendengkur (mengorok) saat tidur
  2. Radang pada tonsil yang berulang karena infeksi atau serangan tonsilitis 4-5 kali atau lebih dalam 1 tahun dengan terapi yang adekuat
  3. Tonsil mengandung kripta-kripta/ lekukan atau mengalami abses peritonsilar (penumpukan nanah di sekitar tonsil)
  4. Sulit menelan akibat tonsil yang sangat besar dengan kripta

Kami menyarankan Anda membawa anak Anda memeriksakan kondisinya kepada dokter spesialis THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan) untuk mengetahui penyebab dan penanganan lebih lanjut sesuai kondisi anak Anda. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar