Sukses

Anak Tidak Nafsu Makan

28 Dec 2014, 23:01 WIB
Pria, 38 tahun.

Selamat sore dok.saya mau nanya"penyebab hilangnya nafsu makan pada anak2? Umur anak saya 4th,belakangan ini ank saya nafsu makannya berkurang,kadang2 makan 1 suap sendok sdh selesai,pdhal apa yg dia sukai sdh saya bikinkan untuknya,mhn penjelasannya dok,trims

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi di Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda terhadap kondisi anak Anda. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, ijinkan kami mengajukan pertanyaan. Bagaimana perkembangan berat badan anak Anda sejak lahir? Makanan apakah yang anak Anda konsumsi sehari-hari? Bagaimana dengan jadwal makannya? Apakah anak Anda sudah makan makanan utama (nasi, lauk, sayur) dengan jadwal yang teratur, 3x sehari, disertai camilan di sela-sela jadwal makan utama?Bagaimanakah aktivitas fisik anak Anda? apakah anak Anda memiliki keluhan dalam kesehatannya seperti demam, diare, muntah, batuk lama atau keluhan lain?Yang perlu Anda diperhatikan adalah asupan makanan dan aktivitas yang dilakukan. Berikan berbagai jenis makanan, termasuk buah dan sayuran sehingga seluruh kebutuhan gizinya terpenuhi dan anak mulai terbiasa untuk mengenal berbagai jenis makanan. Memang bukan hal yang mudah karena usia ini memang merupakan usia di mana anak rawan mengalami kesulitan makan. 

Beberapa hal yang kerap menyebabkan anak tidak mau makan diantaranya adalah :

  • Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan, sehingga anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, chiki,dll. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan dan juga tentu saja berat badan tidak akan bertambah mengingat kurangnya gizi yang terkandung di dalam jajanan tersebut?Tips : Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu makan tiba. Beri juga ?cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur kukus, keju, yoghurt, es krim, cake buatan ibu
  • Minum susu terlalu banyak . Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan "dewa" yang bisa menggantikan makanan utama seperti nasi, sayur & lauk pauknya. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu. Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1th, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kalsium dan fosfor sendiri mudah kita dapatkan dalam ikan-ikanan, sayur & buah.?Tips : Kurangi susu! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah ?melatih anak dengan berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtua
  • Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan.?Tips : Variasikan menu makan anak baik dari segi rasa, jenis ataupun tampilan makanan. Hal ini akan tergantung pintarnya ibu memberikan makanan bervariasi. Bila anak tidak mau nasi bisa diganti dengan roti, makaroni, pasta, bakmi, dll. Penyajian makanan yg menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dengan lauk pauknya. Hias dengan aneka warna & bentuk. Jika perlu cetak makanan dg cetakan kue yg lucu. Hal ini juga berlaku dengan alat-alat makan yang digunakan, mungkin Anda dapat mencoba mangkuk, piring atau gelas yang berwarna-warni dengan gambar-gambar yang anak Anda sukai.Hal ini mungkin dapat membantu menciptakan suasana makan yang menyenangkan.
  • Anak sedang dalam fase 'negativistik'?Pada usia >2 th, anak sering "membangkang"/ tidak mau patuh. Saat makan tiba, anak terkadang bilang "gak mau", makanannya suka dilepeh atau dilempar. Ini disebut sikap negativistik. Sikap negativistik merupakan fase normal yg dilalui tiap anak usia balita. Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan keinginan untuk "independent". Banyak orangtua yang tidak memahami hal ini, sehingga khawatir kecukupan gizi anak tidak terpenuhi, orang tua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Semakin anak pada usia ini dipaksa, justru akan makin melawan. Realisasinya apalagi kalau bukan penolakan terhadap makanan.?Tips : Pahami kondisi anak dengan baik. Jangan memaksa, tetapi juga tidak membiarkan ?begitu saja. Bina komunikasi yang baik dengan anak. Bersabarlah menghadapi anak.
  • Anak sedang sakit / sedih?Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan krn anak sedang sakit atau sedang sedih.?Tips : Jangan paksakan anak bila tidak mau makan. Beri makanan ringan yg padat kalori, ?seperti pastel tutup bayam, dsb.

Selain hal-hal di atas Anda juga perlu memperhatikan waktu istirahat anak karena apabila anak terus menerus bermain tanpa istirahat atau tidur siang, akan sulit menaikkan berat badan karena metabolisme tubuh akan bekerja sempurna ketika anak sedang tidur. Pertambahan berat badan dapat terjadi apabila masukan atau input lebih besar dari keluaran atau output. Apabila anak Anda sangat aktif beraktifitas namun makannya kurang atau tidak adekuat, tentu saja kalori dari makanan akan terbakar seluruhnya untuk aktifitas sehingga berat badan anak Anda tidak akan bertambah. Pertumbuhan sangat dipengaruhi dengan faktor genetik dan lingkungan (nutrisi, hormonal, dan psikologis). Tetaplah kreatif mengolah & menyajikan makanan, bina komunikasi yang baik, terus belajar menjadi orangtua & memahami kondisi anak, serta bersabar. Berikut adalah contoh jadwal makan anak sesuai usianya: https://www.klikdokter.com/tumbuhkembanganak/read/2010/07/05/78/jadwal-makan-bayi.

Jika makanan yang dikonsumsi Anak Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan gizinya, maka dapat diberikan multivitamin untuk menambah nafsu makan ataupun membantu pemenuhan gizi anak Anda. Dewasa ini penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro mengeluarkan tulisan mengenai manfaat temulawak (curcuma) untuk meningkatkan nafsu makan. Penelitian yang diumumkan pada 2008 lalu memaparkan bagaimana curcuma (zat aktif di dalam temulawak) dapat berperan dalam meningkatkan nafsu makan pada anak. Bahkan selain dapat meningkatkan nafsu makan, curcuma dalam berbagai penelitian lainnya bermanfaat untuk:

  1. Membantu penyembuhan diare
  2. Menekan terjadinya radang
  3. Mengatasi gangguan pencernaan
  4. Memelihara fungsi hati
  5. Meningkatkan daya tahan tubuh
  6. Memberikan antioksidan tubuh

Alangkah lebih baiknya bila Anda berkonsultasi dengan dokter anak Anda bila Anda khawatir mengenai pemenuhan vitamin dan mineral buah hati. Bila dokter merekomendasikan sebuah multivitamin, pilih yang sesuai dengan kelompok usia anak dan tidak memberikan lebih dari 100% kebutuhan harian vitamin dan mineral. Jauhkan kemasan vitamin dari anak Anda sehingga mereka tidak bisa mengambil dan memakannya sendiri. 

Untuk panduan informasi lengkap Anda mengenai tumbuh kembang anak, Anda dapat mengunjungi Rubrik Tumbuh Kembang yang kami miliki, Anda juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak Anda untuk dilakukan pemeriksaan fisik secara langsung.

Berikut ini kami sertakan beberapa artikel untuk menambah pengetahuan Anda :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar