Sukses

Sakit Kepala Seperti Ditusuk-tusuk

08 Jan 2015, 13:42 WIB
Wanita, 27 tahun.

Selamat malam dok, nama saya tryana. Saya mau tanya, saya sering sekali sakit kepala. Sakitnya di kepala sudut mata kanan dan kiri. Tapi lebih sering di batok belakang kepala saya. sakit seperti ditusuk tusuk. Sering juga saat saya beraktifitas, tiba-tiba pandangan saya bergoyang seperti ada gempa. Misal saat saya sedang mengetik atau menulis, tiba-tiba pandangan saya bergoyang sehingga saya berasa pusing. Setiap kali seperti itu saya berhenti sejenak menghilangkan sebentar rasa pusing lalu beraktifitas lagi. Sering kali jika sudah beristirahat sebentar tetap pusing masih belum mau hilang. paling lama saya rasakan sekitar 20-30 menit. Apa penyebabnya ya dok? Saya merasa terganggu dengan kepala saya yang sakit dan sering pusing. Saran dokter sebaiknya apa yang harus saya lakukan? Terima kasih dok.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, kami ingin mengajukan beberapa pertanyaan :

  • Sejak kapan Anda mengalami hal ini?
  • Apakah Anda melihat kilatan cahaya atau kesemutan sebelum timbul sakit kepala (aura)?
  • Apakah saat sakit kepala muncul disertai keluhan mual dan muntah?
  • Pengobatan apa sajakah yang sudah anda lakukan untuk menghilangkan sakit kepala anda?
  • Saat mengalami benturan pada kepala ketika kecil, apakah sempat mengalami penurunan kesadaran (pingsan/koma)?

Sakit kepala diklasifikasikan menjadi dua, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Sakit kepala primer terjadi tanpa adanya penyakit yang mendasari, sedangkan sakit kepala sekunder merupakan gejala dari kondisi medis yang lebih serius. Yang termasuk dalam sakit kepala primer adalah sakit kepala tipe tensi (tension-type headache), migrain, dan cluster.

Gambaran klinis sakit kepala tipe tensi seringkali menyerupai migrain, namun sakit kepala tipe tensi tidak disertai aura, keluhan mual hingga muntah. Sedangkan sakit kepala tipe cluster umumnya terbatas pada sekitar mata, derajat berat hingga mata merah dan hidung seperti flu.

Sakit kepala dapat diatasi dengan obat-obatan seperti ibuprofen atau asetaminofen, namun konsumsi obat penghilang rasa sakit terlalu sering justru dapat memicu timbulnya sakit kepala kronik.

Apabila keluhan nyeri kepala terus berlanjut dan mengganggu aktivitas sehari-hari, kami menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis saraf. Dokter akan melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik lengkap serta pemeriksaan penunjang (seperti CT Scan) bila diperlukan.

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi Anda :

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar