Sukses

Kebiasaan Anak Yang Sering Memukul Kepalanya Sendiri

09 Jan 2015, 16:33 WIB
Wanita, 25 tahun.

Anak perempuan saya, Shifa, berumur 17 bulan sekarang. Sudah hampir 3 bulan belakangan shifa suka memukul kepalanya kalau terlalu girang atau jengkel. Apakah itu normal dan apa yang bisa saya lakukan untuk mencegahnya memukul kepala? sebagai informasi, anak saya bisa mengerti perintah sederhana, melakukan kontak mata dengan baik, bisa berbicara beberapa patah kata dan sesuai dengan skill motorik yang sudah seharusnya dikuasai anak seusianya. Mohon jawabannya. Terimakasih.

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Memukul-mukul kepala memang tidak biasa, tetapi beberapa anak di usia 1-2 tahun melakukannya. Hal ini termasuk hal yang normal dan umum bagi anak sampai usia tertentu (biasanya 2 atau 3 tahun) untuk melakukan gerakan motorik khas seperti memukul-mukul kepala. Gerakan khas seperti memutar dan memukul kepala ini biasanya muncul pada usia sekitar 3 bulan dan terus meningkat sampai usia 10 bulan. Kegiatan ini terutama akan makin jelas terlihat pada saat anak sedang dalam transisi perkembangan, misalnya belajar berdiri dan berjalan. 

Kebiasaan ini biasanya akan hilang seiring dengan bertambahnya usia anak, dan dengan semakin banyak jumlah kegiatan yang ia lakukan.  Kebiasaan motorik seperti ini seringkali membuat orang tua khawatir, sehingga memberikan respons berlebihan pada anak, seperti menjerit dan melarang. Hal ini kemudian dimanfaatkan anak sebagai sumber mencari perhatian orang tua dan akhirnya cenderung diulangi. Ia juga belum tahu kalau tindakan memukul kepala itu akan berbahaya karena berisiko mencederainya.

Namun, Anda dapat mengurangi kebiasaan ini dengan cara mengalihkan perhatiannya saat ia mulai memukul-mukul kepalanya. Misalnya, dengan mengajaknya menari, bergoyang sambil bernyanyi, atau mengenalkan anak pada alat musik mainan yang memungkinkan dirinya melakukan gerakan ritmik, seperti drum plastik.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar