Sukses

Saat Buang Gas, Anginnya Masuk Vagina

09 Jan 2015, 17:13 WIB
Wanita, 27 tahun.

halo dokter, normal tidak ya ketika buang gas,anginnya masuk kevagina, ini sy rasakan dlm 1 bln ini pasca lahiran normal, kalo sy biarkan saja apa efek sampingnya..trimakasih

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Perasaan adanya celah antara anus dan vagina memang bisa terjadi sebagai komplikasi dari persalinan. Kondisi ini dikenal dengan Rectovaginal fistula.

Rectovaginal fistula merupakan kondisi abnormal pada saluran antara bagian bawah usus besar atau rektum dengan vagina. Karena kondisi ini, isi usus bisa bocor melalui fistula sehingga penderita dapat mengeluarkan gas atau tinja lewat vagina.

Cedera selama proses melahirkan merupakan salah satu kondisi yang dapat menyebabkan kelainan ini. Sedangkan kondisi penyebab lainnya adalah; 

  • Penyakit Crohn atau penyakit peradangan usus lainnya
  • Pengobatan kanker atau radiasi di daerah pinggul
  • Operasi yang melibatkan vagina, perineum, rektum dan anus berikut komplikasinya
  • Penyebab lainnya seperti infeksi anus atau rektum; diverkulitis; ulcerative colitis; atau cedera vagina lain yang tidak disebabkan proses melahirkan

Gejala yang dapat terjadi adalah;

  • Keluarnya gas, tinja atau nanah dari vagina
  • Segala sesuatu yang keluar dari vagina berbau tajam
  •  Infeksi saluran kemih atau vagina kambuhan
  •  Iritasi atau nyeri pada vulva, vagina serta area diantara vagina dan anus (perineum)
  • Terasa nyeri ketika berhubungan seksual
Obat-obatan seperti golongan antibiotik dapat diberikan sebagai terapi, namuan pada umumnya tidak mengatasi masalah ini hingga tuntas. Penanganan yang dapat dilakukan agar mengatasi masalah ini adalah dengan operasi. Untuk itu, kami menyarankan Anda terlebih dahulu memeriksakan diri kepada dokter bedah untuk memastikan kondisi Anda tersebut. Selain itu Anda juga dapat berkonsultasi mengenai bagaimana jalan terapi yang dapat dilakukan sesuai dengan kondisi Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar