Sukses

Kadar Hb dan Kolesterol Tinggi

27 Dec 2014, 09:54 WIB
Pria, 26 tahun.

Dok,mw tny..,kepala saya pusing pusing,penglihatan saya kabur kata dokter HB dan kolesterol sy tinggi..,Ap solusinya????

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kadar hemoglobin dapat meningkat pada beberapa kejadian, yaitu:

  1. Orang yang tinggal di daerah 2 km lebih tinggi dari permukaan laut memiliki Hb lebih tinggi dari pada orang yang tinggal di daerah yang setinggi permukaan laut. Walaupun hal ini  juga bervariasi untuk tiap individu
  2. Kerja fisik yang berat
  3. Perubahan posisi dapat menyebabkan kada Hb meningkat sementara. Misal, pada posisi berdiri, kadar Hb lebih tinggi dari pada berbaring
  4. Variasi kadar hemoglobin harian juga terjadi, peneliti mengatakan bahwa pada pagi hari seseorang memiliki kadar Hb tertinggi dan pada sore hari memiliki kadar Hb terendah.

Adapun kadar hemoglobin yang lebih tinggi dari rujukan disebut polisitemia. Polisitemia vera merupakan kadar Hb yang tinggi yang diketahui penyebabnya. Sedangkan Polisitemia sekunder dapat disebabkan oleh penyakit jantung bawaan, peyakit paru, tumor hati. Polisitemia relaitf terjadi pada mereka yang mengalami luka bakar. Untuk setiap penyebabnya, penanganannya berbeda-beda.

Keluhan kedua Anda yaitu kadar kolesterol yang tinggi. Penyebab kolesterol tinggi sebenarnya adalah pola makan berlebihan, dalam hal ini terutama yang mengandung lemak jenuh seperti daging, susu, keju, mentega, dan kuning telur.Kolesterol tinggi dapat diturunkan secara genetik, disebut familial hypercholesterolemia. Selain itu, semakin tua usia seseorang maka kolesterol LDL (kolesterol jahat) berkecenderungan meningkat terutama pada wanita menopause.

Menurunkan kadar LDL dan kolesterol total dapat dilakukan dengan metode sederhana:

  1. Mengubah pola makan dengan mengurangi makanan tinggi lemak jenuh
  2. Menurunkan berat badan karena overweight dapat menyebabkan peningkatan LDL, berkurangnya HDL, dan peningkatan kadar kolesterol total
  3. Berolahraga
  4. Hentikan merokok

Perubahan pola hidup ini juga dapat menurunkan risiko diabetes dan tekanan darah tinggi. Kontrol kolesterolteratur sebaiknya dilakukan. Pada usia > 20 tahun, kadar kolesterol sebaiknya diukur setidaknya sekali dalam 5 tahun yang mencakup kadar total kolesterol, LDL, HDL, dan trigliserida. Kadar optimal lipoprotein:

  • Kolesterol total < 200 mg/dl
  • LDL < 160 mg/dl
  • HDL ≥ 60 mg/dl
  • Trigliserida < 200 mg/dl.

Makanan rendah kolesterol diantaranya:

  • Ikan, unggas (ayam, bebek) tanpa kulit, dan potongan daging yang tidak mengandung lemak. Makanan dimasak dengan cara dibakar, dipanggang, atau direbus lebih baik dari pada digoreng
  • Hindari makanan jadi seperti sosis, bacon, salami. Batasi jenis makanan jerohan seperti hati, ginjal, otak
  • Gunakan susu, keju, yogurt rendah lemak. Gunakan margarin yang rendah lemak dibandingkan mentega. Batasi kuning telur, putih telur dapat dimakan bebas
  • Makan sayuran dan buah potong (jangan dijus) serta bahan makanan yang terbuat dari gandum sepertioatmeal, roti gandum
  • Makanan seperti bawang mentah, salmon, almond, minyak zaitun, alpokat dianjurkan
  • Banyak makan makanan yang mengandung vitamin C (pepaya, anggur, jeruk, brokoli) dan vitamin E (gandum, almond, kacang tanah)

Olahraga yang sebaiknya dilakukan untuk menurunkan kadar kolesterol adalah :

  • Olahraga minimal 30 menit sehari, setiap hari
  • Olahraga ringan atau sedang asalkan dilakukan secara rutin dapat berpengaruh baik terhadap kadarkolesterol
  • Olahraga yang dianjurkan seperti joging, berenang, berjalan cepat, dan bersepeda
  • Jangan lupa untuk kontrol kondisi tubuh ke dokter sebelum memulai olahraga

Obat untuk menurunkan kadar kolesterol diperlukan apabila perubahan gaya hidup tidak menunjukkan adanya perubahan. Akan tetapi pemakaian obat untuk menurunkan kolesterol seiring dilakukan dengan perubahan gaya hidup dan di bawah pengawasan dokter.  Tujuan utama terapi kolesterol ini adalah menurunkan kadar LDL sehingga menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Jenis obat untuk menurunkan kadar kolesterol diantaranya golongan statin, niasin, dan fibrat.

Ubah gaya hidup anda menjadi lebih sehat. untuk pemakaian obat, konsultasikan dengan dokter agar anda mendapatkan pengobatan dalam jenis dan dosis yang tepat serta terpantau.

Berikut kami lampirkan beberapa artikel untuk menambah informasi Anda :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar