Sukses

Servisitis
08 Jan 2015, 16:00 WIB
Wanita, 25 tahun.

dok, 2 minggu yg lalu saya sudah melakukan PAP SMEAR dan hasilnya Servisitis Kronik Non Spesifik dengan bakteri Bacillus Vaginalis. apa itu berbahaya? dan bagaimana mengatasinya?? di tunggu jawabannya ya dok...

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Hasil pemeriksaan Anda menunjukan Anda mengalami servisitis bukan karena keganasan. Servisitis merupakan peradangan pada serviks(mulut rahim). Penyebab tersering servisitis adalah infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual, meskipun begitu servisitis dapat disebabkan pula oleh iritasi ataupun alergi.

Penyakit menular seksual (PMS) yang dapat menyebabkan servisitis:

  • Gonorrhea
  • Chlamydia
  • Herpes Kelamin
  • Kutil Kelamin
  • Trichomoniasis
  • Mycoplasma and ureaplasma

Penyebab lain servisitis:

  • Iritasi atau perlukaan akibat alat-alat seperti diafragma, pessary, tampon 
  • Alergi terhadap spermisid yang digunakan untuk KB
  • Alergi terhadap kondom latex
  • Paparan terhadap bahan kimiawi
  • Ketidakseimbangan bakteri yang normal di vagina. Pertumbuhan berlebih bakteri-bakteri yang normal berada di vagina (bacterial vaginosis)
  • Ketidakseimbangan hormon, rendahnya kadar estrogen atau tingginya kadar progesteron dapat mempengaruhi kemampuan untuk menjaga kesehatan jaringan mulut rahim.
  • Kanker ataupun terapi kanker

Faktor risiko servisitis antara lain riwayat berganti-ganti pasangan seksual, riwayat PMS sebelumnya, berhubungan seksual pada usia muda, pasangan seksual yang memiliki riwayat PMS.

Jika infeksi merupakan penyebab, infeksi tersebut dapat menyebar ke rahim, saluran telur hingga ke panggul dan rongga perut. Hal ini dapat menyebabkan gangguan kesuburan sehingga sulit untuk hamil. Selain itu jika terjadi pada ibu hamil hal ini dapat pula menyebabkan masalah bagi janin yang dikandung.

Pengobatan servisitis yang disebabkan oleh infeksi dapat menggunakan antibiotik. Jika disebabkan oleh herpes pengobatan nya adalah dengan mengkonsumsi anti virus.

Terapi hormon (estrogen dan progesteron) dapat digunakan pada pasien menopouse. Jika servisitis sudah berlangsung lama dan pengobatan degan menggunakan antibiotik tidak memmberikan hasil, tatalaksan pada pasien ini dalah:

  • Cryosurgery (dibekukan)
  • Electrocauterisasi
  • Terapi laser

Kami menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk mengetahui penanganan yang tepat. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar