Sukses

Mengalami Benturan Di Kepala

30 Dec 2014, 10:28 WIB
Wanita, 22 tahun.

Halo dokter, Suami saya mengalami benturan di kepala bagian atas sebelah kanan sewaktu bekerja. Sebuah loyang besi panas beserta isi nya yang cukup berat menimpa kepala nya dari ketinggian satu meter. Setelahnya seperti benturan kepala lain dia merasakan sakit dan nyeri, lalu terdapat lecet ringan pada kulit kepala. Sejak saat itu, kurang lebih dua minggu dia mengalami insomnia bahkan dalam satu hari hanya mampu tidur 1 jam maksimal. Tidak ada nyeri di kemudian hari setelah benturan namun dalam keadaan lelah dia juga tidak mampu tidur. Suami saya sedang dalam tugas pelayaran yang mana sulit mendapatkan bantuan medis untuk memeriksa kondisi kepala dengan segera. Dalam keadaan menunggu penanggulangan alternatif apa yang dapat dilakukan agar insomnia berkurang ? Obat tidur tidak terdapat di tempatnya sekarang. Obat sakit kepala yang menyebabkan kantuk pun juga tidak bereaksi terhadap insomnia nya. Sempat satu kali meminum alkohol dalam jumlah yang memabukkan membuat dia tertidur beberapa jam. Apakah konsumsi alkohol memang dapat membantu ? Jika ada efek lebih parah yang dapat terjadi dikarenakan penundaan pemeriksaan seperti CT Scan, seperti apakah efeknya ? Apa mimisan atau perdarahan di otak ? Mohon bantuannya untuk menjawab pertanyaan saya. Pemeriksaan masih belum dapat di lakukan dan harus menunggu beberapa minggu hingga tiba di darat. Saya berharap dapat melakukan penanggulangan darurat untuk menghindari cedera lebih parah. Terimakasih.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Benturan pada kepala tentunya mengakibatkan gangguan koordninasi pada kepala, apalagi jika pada saat terjadi benturan terdapat pendarahan didalam rongga kepala. Fisiologi tubuh memerlukan waktu untuk menyerap darah dan mengembalikan fungsi otak seperti sedia kala. Oleh karena itu anjurkan kepada suami Anda untuk menjaga aktifitas Anda agar tidak terlalu berat dan membebani tubuhnya terlalu jauh. 

Apabila keluhan terus berlanjut, kami menyarankan suami Anda untuk melakukan konsutasi langsung dengan dokter spesialis saraf atau bedah saraf agar diketahui kondisi Anda terkini.

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi Anda :

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar