Sukses

Mengulang HSG

13 Jan 2015, 21:02 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dokter, bulan ini rencananya sy akan kembali mengulang HSG, yang di bulan Sept dan Okt telah gagal dilakukan krn kateter tdk bs masuk sampai rahim. Dok radiologi blg mulut rahim sy terlalu lebar. Yang ingin sy tanyakan: 1. Apakah HSG sy yg gagal berarti anatomi rahim sy yg tdk niormal?? 2. Krn memakai kateter tdk bs, sy dianjurkan utk HSG set yg memakai metal. Apakah HSG set bs menimbulkan peradangan rahim?? 3. Bagaimana dgn HSG kateter, apakah jg bs menimbulkan peradangan?? Terima kasih banyak atas jawabannya.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Hysterosalpingography atau HSG merupakan pemeriksaan dengan memasukkan media kontras  untuk memperlihatkan bentuk, ukuran dan posisi rahim serta tuba fallopi. Dapat pula untuk memperlihatkan lesi seperti polip, tumor atau fistula dan untuk memeriksa patensi tuba fallopi pada kasus sterilitas.

Persiapan yang perlu dilakukan sebelum melakukan pemeriksaab HSG adalah;

  • HSG biasanya dilakukan pada 2 – 5 hari setelah haid terakhir dan sebelum terjadi ovulasi
  • HSG tidak dapat dilakukan pada wanita yang memiliki infeksi didaerah panggul atau memiliki penyakit menukar seksual. Jika ada, penyakit harus terlebih dahulu diobati hingga tuntas.
  • Sehari sebelum prosedur dilakukan, Anda dapat diberikan laksatif/pencahar untuk pembersihan usus besar dengan tujuan agar hasil foto lebih jelas
  • Pada beberapa kasus dapt diberikan antibiotik sebelum dan sesudah prosedur HSG

Pada saat dilakukan tindakan, prosedur umumnya untuk memasukkan kontras digunakan kateter (tube/pipa). Bila kateter karet tidak dapat mencapai mulut rahim, maka dapat digunakan kateter metal atau logam.

Mengenai peradangan yang Anda tanyakan, bila set HSG yang digunakan terjamin sterilitasnya, maka kemungkinan terjadinya peradangan akan sangat kecil. Namun tentunya hal ini akan kembali lagi pada kondisi tubuh Anda sendiri, daya tahan tubuh dan ada tidaknya peradangan yang sebelumnya sudah terjadi.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar