Sukses

Hubungan Kista dan Kesuburan

07 Nov 2014, 16:42 WIB
Pria, 31 tahun.

dok, mau tanya,3 tahun yang lalu istri saya terkena kista dengan panjang 3 cm, kemudian sama dokter diobat, dan dinyatakan sudah sembuh. setelah itu kami juga selalu melakukan program penyuburan dengan berpindah pindah dokter kandungan, tetapi sampai sekarang diusia pernikahan 4 tahun kami belum dikaruniai anak, kira-kira apa ada hubungan dengan kista yang diderita istri di masa lalu apa tidak, lalu apa yang harus kami lakukan, perlukah dilakukan citiscan? terima kasih dok

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Izinkan kami menjelaskan tentang kista ovarium. Kista ovarium atau kista indung telur adalah kantung yang berisi cairan yang ditemukan di ovarium. Selama fase menstruasi, ovarium akan menghasilkan telur dari pematangan kantung yang disebut folikel. Kebanyakan dari kista ini tidak berbahaya atau dibilang sebagai kista yang fungsional. Hanya sekitar 4-10% yang mengalami gangguan kista serius seperti PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome).

Kista yang fungsional dapat tumbuh sampai sebesar 6 cm namun umumnya tidak memerlukan terapi dan akan menghilang dalam jangka waktu beberapa bulan. Kista ini hanya memerlukan observasi saja dan pemeriksaan USG rutin untuk mengawasi pembesaran dari kista. Apabila kista semakin kecil atau menghilang maka tidak diperlukan terapi apapun.

Terapi pembedahan baru dipertimbangkan pada kista berukuran > 6cm dan tampak membesar atau tidak mengecil (ukuran tetap) setelah 2-3 siklus menstruasi. Selain itu, tindakan operasi juga dapat dilakukan apabila timbul keluhan nyeri. Cara lainnya adalah dengan menggunakan pil kontrasepsi untuk mengurangi kemungkinan timbulnya kista baru. 

Apakah mengganggu kesuburan?

Beberapa jenis kista ovarium memang dapat mengganggu kesuburan, namun tidak selalu terjadi dan sebagian besar jenis kista ovarium tidak menyebabkan gangguan kesuburan (masih bisa hamil). Terdapat beberapa jenis kista ovarium:

Kista ovarium yang dapat menyebabkan gangguan kesuburan adalah:

  • Endometriosis
  • PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)

Kista ovarium yang tidak menyebabkan gangguan kesuburan:

  • Kista fungsional
  • Kistadenoma
  • Kista dermoid

Perlu dipastikan jenis kista Anda, jika PCOS maka dapat menyebabkan gangguan menstruasi. PCOS adalah merupakan gangguan pada wanita akibat ketidakseimbangan hormonal. PCOS menyebabkan hiperandrogenisme pada wanita yang mengakibatkan terjadinya terganggunya siklus menstruasi. Terjadi pada 1 dari 15 wanita dan umumnya pada usia reproduktif. PCOS dapat menjadi penyebab mentruasi iregular, selain gangguan menstruasi PCOS memiliki gejala lain seperti jerawat,  rambut rontok (androgenik alopesia), gangguan kesuburan, diabetes melitus (10%), rambut-rambut halus tumbuh di wajah dan badan, dan obesitas (50%).

Apakah kista ovarium bisa muncul kembali pasca operasi?

Hal ini tergantung dari jenis operasi yang dilakukan. Jika operasi yang dilakukan adalah dengan mengangkat seluruh ovarium maka kemungkinan kista ovarium tidak akan muncul kembali di tempat yang sama karena ovarium sudah diangkat. Namun perlu diingat bahwa wanita memiliki 2 ovarium, jika dilakukan operasi pada salah satunya, masih mungkin muncul pada ovarium satunya lagi. Namun ada juga operasi yang hanya mengambil bagian kista nya saja tanpa mengangkat seluruh ovarium. Kemungkinan munculnya kista kembali tetap masih ada.

Berikut kami lampirkan artikel yang berkaitan:

Sulit Hamil Karena PCOS

Policystic Ovarian Syndrome

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. 

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar