Sukses

Mengatasi Pegal dan Nyeri Saat Menstruasi

23 Dec 2014, 14:29 WIB
Wanita, 25 tahun.

Cara mengatasi badan pegal dan nyeri karena haid

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Menjelang haid, hormon prostaglandin meningkat, hormon inilah yang memicu adanya nyeri ataupun pegal pada otot punggung selama menstruasi. Prostaglandin adalah hormon yang berfungsi dalam memicu kontraksi otot rahim untuk mengeluarkan darah menstruasi dari dalam rahim. Karena peningkatannya relatif tinggi, otot tubuh yang lain cenderung menegang, termasuk otot punggung bagian bawah.

Meskipun mengganggu, nyeri dan pegal pada punggung tidak perlu dipulihkan dengan obat, karena pada umumnya rasa pegal dan nyeri itu tidak disebabkan oleh hal yang serius. Berikut ini adalah beberapa tips jitu untuk mengatasi pegal-pegal dan nyeri punggung selama menstruasi:

  • Konsumsi Air Putih

Anda akan terkejut bagaimana air putih dapat mengurangi segala gejala menstruasi yang mengganggu, termasuk nyeri punggung. Konsumsilah air putih dengan cukup, karena selama menstruasi, Anda perlu mengganti cairan tubuh yang hilang itu dengan banyak air minum dan mengonsumsi buah-buahan juga sayuran yang banyak mengandung cairan.

  • Istirahat dan Relaks

Cobalah untuk beristirahat dan santai, biarkan tubuh Anda mengatasinya secara alamiah. Jika Anda tenang menghadapi kondisi ini, maka tubuh akan lebih mudah melakukan penyesuaian sehingga rasa nyeri dapat mereda.

  • Stretching

Anda dapat melakukan stretching ringan selama kurang lebih 10 menit setiap harinya agar otot menjadi relaks dan ketegangan otot mereda.

  • Konsumsi umbi-umbian kunyit secara teratur dan berkala

Untuk menghindari nyeri selama haid dan masalah kewanitaan lainnya, ada baiknya mencoba konsumsi umbi-umbian kunyit secara teratur dan berkala. Kunyit telah teruji klinis dapat menekan inflamasi (peradangan) yang menjadi biang nyeri dan masalah kewanitaan lainnya.

Jika nyeri punggung masih terus mengganggu Anda, maka Anda perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada dokter setempat untuk pemeriksaan langsung.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar