Sukses

Mengurangi Syndrome Pra Menopause

07 Jan 2015, 09:50 WIB
Wanita, 50 tahun.

Dear dokter yang baik... Di usia saya saat ini yang menjelang menopause maka treatment atau vitamin apakah yang dapat mengurangi syndrome pra menopause tsb ? Terima kasih dokter....

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.  Pada masa pra menopause, kondisi setiap wanita berbeda. Ada yang merasa terganggu, ada yang tidak, dalam arti tidak ada keluhan sama sekali. Karena sifatnya sangat individual dan bervariasi, maka penanganan atas gangguan tersebut juga berbeda. Di masa ini, yang perlu dilakukan adalah mencegah agar hormon estrogen tidak menurun secara drastis.

Pada umumnya, di masa pra menopause wanita belum memerlukan terapi hormon. Barulah mereka yang mengalami gangguan berat, dibantu dengan penambahan estrogen dari luar, antara lain terapi sulih hormon (TSH) atau pil KB dosis rendah (berbeda dari wanita usia 30-an yang dosisnya maksimal). Pil KB dosis rendah, selain efektif mencegah kehamilan juga bisa membantu menstabilkan hormon dan mengurangi risiko penyakit, seperti inflamasi pelvis, osteoporosis, dan kista ovarium yang non-kanker. Penggunaannya bisa diteruskan sampai keluhan hilang atau memasuki masa menopause.

Namun sebagian orang tidak disarankan menggunakan hormon pil KB karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan, seperti pengidap tekanan darah tinggi, penyakit jantung, atau suka merokok. Wanita yang sudah mendekati masa menopause dan tidak mau menggunakan pil KB, bisa melakukan TSH. Memang, sebagian wanita menolak menjalani terapi tersebut karena berisiko terkena kanker. Namun, pemberian TSH belakangan ini sudah lebih aman sejak ditemukan hormon-hormon yang dapat memperkecil kemungkinan terjadinya kanker payudara atau endometrium. Tetapi penggunaannya harus tetap diawasi oleh dokter dan diberikan dalam jangka waktu maksimal 5 tahun.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar