Sukses

Azoospermia

27 Nov 2014, 13:07 WIB
Wanita, 29 tahun.

Salam dok, Saya sasa, saya telah menikah selama 8 bulan, mengingat usia saya yang sudah 29 tahun, saya dan suami saya sangat mengindamkan mendapatkan momongan walau suami saya usianya masih 25 tahun. Kami berdua melakukan program hamil, saya dan suami saya di tes, hasil diagnosa saya normal namun rahim saya berada diatas. Suami saya melakukan tes sperma dan hasilnya azoospermia. Apakah aziospermia dapat disembuhkan atau tidak? Masihkah bisa kami mempunyai anak dengan kondisi suami saya yang azoospermia? Terima kasih

dr. Mega Putri

Dijawab Oleh:

dr. Mega Putri

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Azoospermia yaitu suatu keadaan dimana tidak ditemukan sperma dalam cairan ejakulat (semen). Cairan ejakulat adalah cairan yang keluar saat seorang pria ejakulasi. Sperma adalah sel yang diperlukan untuk membuahi sel telur pada proses fertilisasi. Kondisi ini dapat terjadi akibat sumbatan saluran sperma, atau akibat penurunan produksi sperma dalam buah zakar. Untuk mengetahuinya, perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisis langsung, pemeriksaan sperma, hingga pemeriksaan hormon. 

Dengan tidak adanya sperma yang dibutuhkan untuk membuahi sel telur, tentu tidak akan terjadi kehamilan. Namun azoospermia akibat sumbatan saluran sperma masih dapat diperbaiki dengan jalan operasi, sedangkan azoospermiaakibat penurunan produksi sperma tidak bisa  Meskipun operasi yang dilakukan juga tidak bisa menjamin 100% kesuburan seorang laki-laki. 

Pemeriksaan analisis sperma yang ideal adalah dengan berpuasa hubungan seksual selama 2-5 hari, tetapi jangan hinggal lewat dari 1-2 minggu. Hal ini bertujuan untuk mendapat kualitas dan kuantitas terbaik dari sperma.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (MP)

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar