Sukses

Sinusitis dan Rhinitis Alergi

25 Nov 2014, 15:12 WIB
Pria, 46 tahun.

HIDUNG MENGELUARKAN BAU YANG KURANG SEDAP APA BEDA RHAKHIRIS DAN SINUSITIS

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan Anda mengenai bau kurang sedap yang keluar dari hidup dapat diakibatkan oleh sinusitis. Kami akan menjelaskan mengenai sinusitis terlebih dahulu.

Sinusitis didefinisikan sebagai peradangan rongga sinus pada tulang-tulang wajah yang biasanya berisi udara. Peradangan itu sendiri dapat dipicu oleh proses infeksi (bakteri, virus, jamur) atau non-infeksi (alergik) yang dapat memblok lubang sinus. Sebagai akibatnya:

  • Terjadi penumpukan cairan dalam rongga sinus
  • Kurangnya oksigen
  • Penurunan aktivitas serabut-serabut silia untuk membersihkan rongga sinus, dan merupakan media yang baik untuk pertumbuhan kuman.

?Gejala penyakit sinusitis diantaranya adalah :

  1. Terdapat dahak di tenggorokan, seperti cairan dari hidung jatuh ke bawah rongga.
  2. Hidung tersumbat dan gatal.
  3. Terdapat bau tak sedap setiap kali bernapas.
  4. Bersin-bersin.
  5. Mengeluarkan ingus (sekret) berwarna putih kental. Kalau warna sekret sudah berwarna kekuningan atau bahkan kehijauan, maka kuman di dalam sekret sudah lebih banyak. Sedangkan sekret pada alergi berwarna putih, bening, dan cair.
  6. Sakit kepala karena sekret di rongga sinus menekan ke kepala.
  7. Pada kasus infeksi, faktor penyebab dapat dihilangkan dengan pengobatan antibiotik. Namun, pada kasus sinusitis akibat alergi, pengobatan medis hanya dapat membantu Anda mengurangi gejalanya, bukan menghilangkan faktor penyebabnya (alergi). Yang harus dilakukan pada kasus alergi adalah menghindari pemicunya.

Dalam perjalanannya, apabila sinusitis tidak diobati, infeksi kuman dari sinusitis juga dapat menyebar ke tulang sekitar rongga sinus yang terkena, mata, otak, dan paru. Namun keadaan ini dapat dicegah dengan penanganan yang cepat dan optimal. Terapi pembedahan jarang diperlukan kecuali telah terjadi komplikasi ke organ sekitar sinus.

Sedangkan rhinitis yang paling sering terjadi adalah rhinitis alergi. Rhinitis alergi adalah penyakit peradangan yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien-pasien yang memiliki atopi (riwayat alergi). Rhinitis  alergi memberikan gambaran kelainan pada hidung dengan gejala-gejala bersin-bersin, keluarnya cairan dari hidung, rasa gatal dan tersumbat setelah mukosa hidung terpapar dengan alergen (zat yang menimbulkan alergi).

Apakah Anda memiliki alergi sebelumnya? Rhinitis alergi dan sinusitis dapat saling berkaitan. Rhinitis alergi merupakan salah satu faktor predisposisi atau faktor yang dapat memperberat terjadinya sinusitis. Apabila Anda memiliki gejala rhinitis alergi, Anda dapat melakukan hal berikut :

1. Lindungi diri terhadap suhu yang dingin

Anda dapat mengenakan baju hangat, mengonsumsi makanan atau minuman hangat.

2. Pastikan Rumah Bersih

Setiap kali masuk ke dalam rumah, tanpa disadari, Anda mempersilakan zat alergen ikut masuk. Zat-zat alergen ini menempel di pakaian, sepatu, rambut, dan kulit Anda. Mandi setelah beraktivitas di luar, membersihkan rumah secara rutin, atau meninggalkan sepatu di luar rumah akan menjaga rumah Anda bebas dari zat alergen. 

3. Pasang Filter Udara

Salah satu penyebaran zat alergen adalah melalui udara. Dengan memasang filter udara di AC atau jendela, tingkat penyebaran zat alergen di dalam rumah akan turun hingga 95%. Cara lain yang jitu adalah dengan menutup jendela supaya serbuk atau debu tidak masuk ke dalam rumah.

4. Kenakan Masker

Mengenakan masker dapat membantu zat alergen masuk ke dalam hidung. Kenakan di saat Anda membersihkan rumah. Pilihan masker tipe N95 dapat menyaring partikel kecil seperti serbuk sari atau debu yang dapat memicu alergi Anda.

5. Konsumsi Makanan Sehat

Studi menyatakan bahwa individu yang rajin mengonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah lebih kuat melawan alergi. Jadi, cobalah memasukkan sayuran atau buah-buahan di dalam menu makan Anda.

6. Minum Banyak Air

Meminum banyak air membantu menipiskan mukosa di saluran napas sehingga meringankan alergi Anda.

7. Membersihkan Rumah dengan Cara Aman

Hati-hati dengan alat pembersih rumah Anda. Alih-alih membersihkan rumah, alat-alat tersebut malah memicu alergi Anda semakin parah. Beberapa produk pembersih rumah mengandung zat kimia yang bisa mengiritasi saluran hidung. Agar aman, Anda bisa memakai produk yang aman seperti cuka atau baking soda untuk membersihkan debu atau kotoran. Atau beli penyedot debu yang sudah dilengkapi HEPA filter untuk menyaring zat alergen.

8. Penguapan

Menghirup uap adalah cara simpel melegakan saluran pernafasan. Duduk di hadapan wadah berisi air panas lalu tutupi kepala dengan handung dan hirup uapnya. Bila dilakukan secara rutin, metode penguapan ini bisa mengurangi gejala alergi Anda.

9. Hindari Asap Rokok

Asap rokok bisa memicu atau bahkan memperparah alergi Anda. Jadi bila Anda merokok, stop sekarang juga dan jauhi orang atau tempat yang penuh asap rokok.

10. Terapi Alami

Ada beberapa terapi alami untuk meredakan alergi. Seperti suplemen tanaman obat dari ekstrak daun tanaman stinging nettle atau dari bunga Magnolia, Mint, Dandelion dan lainnya.

 

Apabila keluhan ini telah berlangsung lama dan semakin mengganggu, kami menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis telinga hidung dan tenggorokan (THT) untuk mengetahui penanganan lebih lanjut.

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi Anda :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar