Sukses

Mengatasi Nyeri Kepala, Kolesterol dan Asam Urat

20 Dec 2014, 17:28 WIB
Pria, 53 tahun.

Sering skt kepala. Kolesterol dan asam urat tinggi. Untuk menguranginya dengan cara apa ?

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, kami perlu mengetahui beberapa informasi terkait, seperti apa keluhan nyeri kepala yang Anda rasakan, apakah nyeri kepala di seluruh bagian kepala atau sebelah? Nyeri seperti diikat atau berdenyut? Adakah gejala lain seperti kesemutan/baal, kelemahan sisi tubuh, gangguan penglihatan, penurunan berat badan? Bagaimana intensitas nyeri Anda, apakah sama atau semakin lama semakin berat? Apakah saat gejala muncul Anda melihat lingkungan sekitar seperti bergoyang?

Sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dan sebagainya. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dan lain-lain. Sakit kepala yang disebabkan oleh tumor otak biasanya memiliki ciri sakit kepala yang semakin lama semakin berat intensitasnya dibandingkan sakit kepala sebelumnya, biasanya juga disertai dengan gangguan neurologis (saraf), misalnya gangguan penglihatan, kelemahan tubuh sesisi, dll. 

Untuk memastikan diagnosis keluhan Anda, kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis syaraf untuk dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh serta pemeriksaan penunjang seperti ct scan atau MRI bila diperlukan. Karena seyogyanya untuk mendiagnosis dibutuhkan pemeriksaan fisik sehingga sulit bagi kami untuk mendiagnosis keluhan Anda. Terapi atau obat yang digunakan juga berbeda sesuai jenis sakit kepala yang Anda alami.

Mengenai kolesterol dan asam urat yang tinggi, Anda dapat merubah pola makan menjadi lebih sehat untuk membantu mengatasinya. Asam urat tinggi dapat menimbulkan gejala ataupun tidak menimbulkan gejala. Dalam bahasa medis penyakit akibat asam urat tinggi disebut gout. Apabila menyerang sendi maka akan terjadi kesemutan pada ujung-ujung sendi kecil (sendi jari) atau disebut juga dengan artritis gout dan pembengkakan pada ibu jari kaki (kasus akut). Sumber dari asam urat adalah makanan, jadi yang Anda perlukan adalah diet rendah asam urat guna membatasi jumlah makanan yang mengandung purin (menyebabkan asam urat tinggi) di dalam asupan sehari-hari. Jika dalam kurun waktu 2-3 bulan tidak terjadi perbaikan kadar asam urat dalam darah melalui intervensi diet, maka dokter perlu meresepkan obat untuk mengatasi asam urat Anda. Selain itu Anda juga tetap perlu melakukan diet rendah purin.

Peningkatan kolesterol pada umumnya juga tidak menimbulkan gejala. Hal yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan kolesterol adalah dengan mengubah pola hidup: rajin berolah raga (disarankan minimal 5x/minggu), banyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran. kurangi makanan fast food / junk food. Kadar kolesterol yang dikatakan normal adalah < 200 mg/dL. Untuk itu, untuk 3 bulan pertama dianjurkan untuk melakukan modifikasi gaya hidup dengan pola makan, istirahat dan olahraga yang baik. Setelah itu, dalam 3 bulan dilakukan pemeriksaan ulang untuk menentukan langkah selanjutnya apakah perlu diberikan obat. Jika kadar kolseterol lebih tinggi daripada normal memang dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya penyakit jantung.

Makanan yang tinggi akan kolestrol terutama makanan yang mengandung saturated fat seperti makanan siap saji (seperti chicken nugget, burger, sosis) serta jenis-jenis daging, susu, mentega, roti, hati,  beberapa jenis seafood seperti udang, kepiting, oyster, cumi-cumi dan kerang. 

Makanan rendah kolesterol diantaranya:

  • Ikan, unggas (ayam, bebek) tanpa kulit, dan potongan daging yang tidak mengandung lemak. Makanan dimasak dengan cara dibakar, dipanggang, atau direbus lebih baik dari pada digoreng
  • Hindari makanan jadi seperti sosis, bacon, salami. Batasi jenis makanan jerohan seperti hati, ginjal, otak
  • Gunakan susu, keju, yogurt rendah lemak. Gunakan margarin yang rendah lemak dibandingkan mentega.  Batasi kuning telur, putih telur dapat dimakan bebas
  • Makan sayuran dan buah potong (jangan dijus) serta bahan makanan yang terbuat dari gandum seperti oatmeal, roti gandum
  • Makanan seperti bawang mentah, salmon, almond, minyak zaitun, alpokat dianjurkan
  • Banyak makan makanan yang mengandung vitamin C (pepaya, anggur, jeruk, brokoli) dan vitamin E (gandum, almond, kacang tanah)

Jika dengan modifikasi gaya hidup, yaitu dengan memperbaiki pola makan dan oleh raga tidak dapat menurunkan kadar kolesterol maka diperlukan obat-obatan untuk menurunkan kolesterol. Namun untuk dapat memilik obat yang tepat perlu diketahuo profil lipid(kolesterol) Anda, kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut. 

Anda juga dapat membaca lebih lanjut mengenai serba-serbi penyakit yang terkait dengan kolesterol dan tips mengatasinya pada Rubrik Kolesterol yang kami miliki.

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Untuk diet yang tepat untuk mencegah kolesterol dapat Anda temukan dalam artikel artikel berikut ini.

Diet Kolesterol, Asam Urat dan Hipertensi

4 Makanan Turunkan Kolesterol

Demikian Informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat.

Salam 

0 Komentar

Belum ada komentar