Sukses

Endometriosis dan Bayi Tabung

20 Dec 2014, 21:59 WIB
Wanita, 42 tahun.

saya ingin program bayi tabung tapi saya mempunyai endrometriosis (kista coklat) apa saya bisa melakukannya?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Endometriosis memang dapat berpengaruh pada fertilitas (kesuburan) karena terjadinya gangguan pada lingkungan rahim sehingga perlekatan sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim menjadi terganggu. Pada endometriosis yang sudah parah, dapat terjadi perlekatan pada rongga panggul, saluran tuba, atau indung telur yang dapat mengganggu transportasi embrio.

Bila kista dan endometriosis tidak ditangani, maka akan menghambat Anda untuk memiliki keturunan. Namun, bila kista endometriosis Anda sudah ditangani, dan tidak terdapat gangguan permanen pada saluran reproduksi Anda ataupun memang tidak ada kelainan lain yang mengganggu kesuburan Anda, maka Anda dan suami dapat memiliki keturunan. Bagaimana dengan kondisi Anda saat ini? Adakah gangguan lain pada sistem maupun saluran reproduksi Anda? Bagaimana dengan kesuburan suami Anda? 

Sayang sekali kami memang tidak mengetahui dengan detil kondisi Anda dan suami Anda saat ini. Konsultasikanlah dengan dokter Anda mengenai kekhawatiran Anda. Anda dapat bertanya kepada dokter Anda mengenai penjelasan kondisi Anda saat ini dan pilihan-pilihan penanganan yang paling sesuai dengan Anda. Jika memang kondisi Anda dan suami masih memungkinkan untuk memiliki secara keturunan secara alami maka Anda dan suami belum memerlukan bantuan teknologi. Namun, jika tidak memungkinkan maka, dokter dapat menyarankan beberapa teknologi berbantu (misal: inseminasi buatan, bayi tabung)

Inseminasi buatan adalah proses peletakkan sperma ke saluran reproduksi wanita dengan menggunakan cara buatan. Proses yang dijalani dimulai dengan meletakkan sperma segar atau sperma yang telah dibekukan (sperma normal baik bentuk maupun pergerakannya) ke dalam serviks (leher rahim) atau yang disebut dengan Intracervical Insemination (ICI)) atau  di dalam rahim wanita  atau disebut Intrauterine Insemination (IUI). Angka keberhasilan inseminasi buatan ini tergantung pada beberapa hal, yaitu :

  • Usia wanita

  • Kualitas sel telur

  • Kualitas sel sperma

  • Ada atau tidaknya endometriosis yang parah

  • Adanya kerusakan saluran tuba

Pasangan yang melakukan inseminasi memiliki kemungkinan berhasil sekitar 5-20% setiap siklusnya. Persentase keberhasilan dapat ditingkatkan apabila dikombinasikan dengan terapi hormonal sebelumnya. Inseminasi buatan ini memang tidak selalu berhasil untuk setiap pasangan. Beberapa pasangan mungkin membutuhkan beberapa kali mencoba baru terjadi kehamilan. Umumnya inseminasi buatan dilakukan sebanyak 3 kali sebelum terjadinya kehamilan atau beralih ke terapi lainnya. Jika inseminasi buatan telah berhasil maka akan segera terlihat tanda-tanda kehamilan dalam beberapa minggu.

Untuk melakukan program inseminasi buatan maka diperlukan beberapa persyaratan seperti: harus dilakukan oleh pasangan menikah yang sah yang telah menikah 1 tahun lebih. Pada pasangan suami istri akan dilakukan pemeriksaan kesuburan menyangkut kondisi sel telur, sel sperma dan juga saluran reproduksi wanita. Jika semua berjalan dengan baik maka tidak ada dampak buruk yang dapat dialami oleh wanita.

Mengenai program bayi tabung, kami sertakan artikel: Sulit Memperoleh Keturunan, Coba Program Bayi Tabung.

Untuk ikut serta dalam program reproduksi berbantu, Anda dan pasangan perlu menghubungi dokter spesialis kandungan dan kebidanan serta terlebih dahulu menjalani konseling mengenai program ini. Untuk alternatif lainnya, dapat didiskusikan langsung dengan dokter yang memeriksa Anda karena dokter Anda yang paling mengetahui masalah kesehatan yang Anda alami.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar