Sukses

Sering Bersendawan dan Palpitasi Setelah Makan

20 Dec 2014, 22:51 WIB
Wanita, 42 tahun.

sering sendawa terutama sehabis makan dan dada sering berdetak kencang

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Dalam dunia medis, bersendawa dikenal dengan istilah aerophagia. Meskipun bukan penyakit, bersendawa bisa membuat seseorang tidak nyaman dan malu terbentur kesantunan. Sendawa merupakan salah satu usaha tubuh mengeluarkan gas dalam perut melalui mulut.  Umumnya sendawa disebabkan oleh peregangan perut akibat menelan udara atau gas. Peregangan perut menyebabkan rasa tidak nyaman, dan sendawa dapat mengurangi rasa penuh tersebut sehingga bila anda menahannya tentu akan memicu timbulnya rasa mual dan kemudian muntah. Keluhan bersendawa yang anda keluhkan mungkin disebabkan oleh makan dan minum yang terlalu cepat.

Untuk itu perlu diketahui penyebab dan bagaimana cara mengatasi gangguan ini, berikut beberapa cara sederhana yang bisa menjadi pilihan;

  1. Diet. Bersendawa biasanya disebabkan oleh kelebihan asupan makanan atau minuman yang mengandung gas seperti soda, buah mentah, jus buah seperti jus apel, kacang polong dan lain-lain. Karena itu, perhatikan diet yang dilakukan selama beberapa hari untuk mengenali tipe makanan yang membuat bersendawa. Cara ini bisa membantu untuk mengurangi sendawa.
  2. Asupan udara. Menelan terlalu banyak udara melalui mulut merupakan salah satu penyebab sendawa. Udara bisa masuk melalui berbagai cara, seperti saat merokok, mengunyah permen karet atau makan terlalu cepat.
  3. Hindari berbaring setelah makan. Hindari berbaring atau tidur setelah makan. Lebih baik jalan sebentar atau duduk dengan posisi mendekati lutut selama 10 menit. Cara ini membantu mencerna makanan dengan lebih baik. Selain itu, pastikan mengunyah dan makan secara perlahan untuk mencegah masuknya udara terlalu banyak. Hindari pula merokok dan stres berlebih.
  4. Konsumsi Jahe. Konsumsi jahe atau biji adas, sepotong jahe kering atau permen jahe setelah makan. Cara ini bisa membantu mengurangi gas di lambung dan meredakan masalah sendawa. Cara ini juga bisa meredakan rasa sakit di perut akibat bersendawa.
  5. Olahraga. Cobalah untuk berolahraga kecil yang membantu mengeluarkan udara dari perut. Berbaringlah dalam posisi terlentang kemudian angkat dan tekankan lutut ke dada. Ulangi latihan ini sebanyak 10 kali. Cara ini dinyatakan bisa membuat seseorang yang sering bersendawa merasa lebih nyaman dan memungkinkan udara keluar dari perut.

Sering sendawa pada umumnya juga dapat disebabkan karena perut kembung. Untuk itu, kami sertakan artikel untuk menambah informasi Anda:

4 Makanan Penyebab Perut Kembung

6 Makanan Pencegah Perut Kembung

Menghilangkan Kembung

Seing bersendawa juga kerap terjadi pada orang yang memiliki riwayat penyakit lambung seperti penyakit magg atau dispepsia. Jika anda memiliki riwayat penyakit magg, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut :

  1. Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)
  2. Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh. 
  3. Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari 
  4. Jangan terlambat makan (bawa bekal bila memang sulit untuk makan saat kerja)
  5. Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog) 
  6. Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat mengganggu. 

Selain kerap bersendawa, anda juga mengeluhnya dada yang berdetak kencang setelah makan. Apakah yang anda maksud, detak jantung yang lebih cepat hingga terasa sangat kencang? Jantung yang terasa berdebar-debar sehingga menimbulkan sensasi yang tidak menyenangkan dalam dunia kedokteran dikenal sebagai palpitasi. Seseorang dapat mengalami palpitasi meskipun tidak mengalami penyakit jantung ataupun irama jantung yang abnormal. 

Palpitasi yang dirasakan setelah makan dapat terjadi ketika jantung memompa darah ke saluran pencernaan untuk membantu proses pencernaan. Penyebab lain adalah fluktuasi dari gula darah dan efeknya terhadap jantung, makan yang berlebihan, makan makanan pedas, makan makanan yang tinggi kadar lemak, gula, dan karbohidrat (terutama bila dikonsumsi setelah periode lapar yang lama), atau alergi makanan tertentu. Selain itu, minum minuman yang berkafein seperti kopi atau alkohol juga dapat menyebabkan palpitasi. Keadaan lain yang juga dapat menjadi penyebab adalah masuknya asam lambung ke saluran di atasnya yang disebut juga refluks gastroesofageal.

Apakah rasa berdebar-debar juga disertai oleh sesak napas, pusing? Hal ini perlu ditanyakan karena palpitasi juga dapat disebabkan oleh keadaan medis tertentu yang perlu ditangani. Kami menyarankan Anda untuk mengunjungi dokter untuk memastikan penyebab keluhan berdebar-debar Anda serta mendapatkan penanganan yang tepat bila memang diperlukan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar