Sukses

Kejang Pada Anak 6 Tahun

06 Jan 2015, 16:11 WIB
Pria, 6 tahun.

Anak saya umur 6 tahun (th depan masuk SD), kondisi gizi cukup baik, mengenyam asi ekslusif lebih dari 2 th, dilanjut dengan rutin minum susu, meski makan nasi agak susah. Dalam 3 bulan ini, anak saya telah mengalami 3 kali kejang tanpa diketahui penyebabnya. Kejang berlangsung beberapa saat saja, pada saat kejang tsb di sekitar matanya membiru, tangan dan kaki bergerak tidak terkontrol, gigi juga bergelatak dan pandangan mata tidak menentu. Saya memperhatikan bahwa sebelum kejang, anak saya mungkin terlalu lelah. Kejang yg pertama itu diawali anak saya main game lebih dari 2 jam, kemudian kejang ke2 terjadi, setelah acara berpergian ke luar kota, sedang kejang ke-3 juga saat kondisi anak saya kelelahan, siang tidak tidur dan terus main hingga sore sampai terjadi kejang pada malam hari. Semua kejang terjadi saat ia mau terlelap tidur. Mohon penjelasannya apa yang terjadi pada anak saya?, apa yang harus saya lakukan? kemana/ke bagian mana saya memeriksakannya? terima kasih

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sejak usia berapa anak anda mengalami kejang?apakah disertai demam,bila demam apakah demam tinggi?bagaimana sifat kejangnya?berapa lama kejang tersebut berlangsung?apakah setelah kejang anak anda sadar atau tidak sadarkan diri?apakah kejang terjadi hanya di beberapa bagian tubuh atau kah seluruh tubuh?apakah pernah anak kejang tanpa disertai demam?dan lain sebagainya.

Kejang pada anak bermacam penyebabnya, di antaranya adalah demam, epilepsi, trauma pada otak, kelainan metabolik akibat diare, kurang gula, trauma kepala, tumor otak, keracunan, kekurangan oksigen di otak serta pembengkakan otak, infeksi pada otak atau selaput otak, dsb.

Kejang dapat menyebabkan gangguan pada otak mulai dari gangguan nutrisi ke otak, gangguan suplai oksigen ke otak, dan sebagainya bila terjadi berulang dan dalam waktu lama. Bila terdapat gangguan yang cukup berarti pada otak maka dapat timbul gangguan mulai dari gangguan tumbuh dan kembang anak, gangguan perilaku, gangguan belajar, cacat fisik, cacat mental, hingga kematian. Untuk menjaga terjadinya kerusakan sel otak tentunya dapat kita lakukan dengan mencegah terjadinya kejang. 

Sebaiknya Anda segera memeriksakan anak Anda ke dokter spesialis anak untuk mengetahui penyebab pasti dari kejangnya. Kami menduga penyebab kejang berulang pada anak Anda adalah karena epilepsi, namun untuk memastikan diagnosis epilepsi perlu dilakukan pemeriksaan EEG untuk menilai apakah terdapat fokus epilepsi pada otak anak Anda atau tidak. Jadi, kami sarankan agar Anda melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis anak, supaya diagnosis pasti dapat ditegakkan dan anak Anda mendapat terapi yang tepat dan optimal.

Untuk pembahasan lengkapnya kami sertakan artikel mengenai EpilepsiKejang Pada Anak dan Kejang demam untuk menambah informasi bagi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar