Sukses

Nyeri Dada Diikuti Kejang

18 Dec 2014, 13:58 WIB
Pria, 18 tahun.

Saya terkdng mengalami nyeri pada bagian dada, dan dilanjutkn dengan kesemutan pada selurh tubuh, rahang terasa kaku, sulit bernafas dan tidak sadarkan diri,

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, izinkan kami mengajukan beberapa pertanyaan. Kapan kejadian Anda mengalami tabrakan mobil tersebut? Apakah nyeri dada tersebut menetap atau hilang timbul? Kapan nyeri tersebut timbul? Apakah ada gejala lain seperti batuk, nyeri saat menarik napas, sesak napas, atau nyeri ulu hati?

Nyeri dada tidak selalu disebabkan oleh jantung. Keluhan seperti yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. Apakah karakter nyeri Anda seperti ini?

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan obat jantung yang diletakkan dibawah lidah (nitrogliserin sublingual). Bagaimana dengan Anda? 

  • Nyeri karena masalah otot dan tulang: biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri akan membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.
  • Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.
  • Nyeri karena saluran pencernaan: biasanya karena maag/GERD. Gejala berupa rasa asam atau pahit di mulut dan nyeri ulu hati. Nyeri ini berkurang dengan pemberiaan obat lambung atau maag.
  • Nyeri dada karena masalah psikologis
  • Nyeri dada karena trauma atau benturan, seperti terjadi hematothorax, pneumothorax, atau patahnya tulang dada

Pada kasus Anda, apakah yang Anda maksud selanjutnya adalah kejang dan diikuti fase tidak sadarkan diri? Sejak kapan Anda sering mengalami hal tersebut? Berapa kali frekuensinya dalam satu hari/satu minggu? Apakah pencetus munculnya gejala tersebut?

Apabila yang Anda maksud adalah kejang, kami menyertakan artikel kejang untuk menambah informasi Anda. Sulit bagi kami untuk mengetahui penyebab keluhan Anda tanpa melakukan pemeriksaan fisik langsung. Apabila keluhan Anda tersebut semakin memberat dan mengganggu aktivitas sehari-hari, kami menyarankan Anda untuk segera melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam dan/atau spesialis saraf untuk mengetahui penyebab dari keluhan Anda dan penanganan selanjutnya.

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi Anda :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar