Sukses

Magg Berulang

16 Dec 2014, 15:50 WIB
Pria, 37 tahun.

Apakah ada cara sakit magh atau lambung di sembuhkan??? Setiap.kali ke dokter di kasih ranitin, sanmag, omed, socid omeprazole & inpepsa. Bosan.selalu minum.obat terus apalagi kalau harganya mahal.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Maag atau bisa juga disebut sebagai dyspepsia merupakan suatu kumpulan gejala yang disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebihan, dapat disebabkan oleh stres, beberapa pengobatan, pada beberapa kasus kompilasi menjadi gastritis paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri (H.pylori).

Umumnya maag akan menimbulkan gejala nyeri ulu hati, mual, kembung, dan muntah. Apabila keluhan menjadi nyeri dada, dada terasa panas, dan mulut terasa pahit/asam, maka mungkin saja itu bukan maag namun penyakit Refluks Gastroesofageal yang terjadi akibat naiknya cairan lambung ke kerongkongan. Hal ini disebabkan klep antara lambung dan kerongkongan tidak berfungsi dengan baik. Kondisi stres atau cemas dapat menyebabkan kenaikan produksi asam lambung dimana hal ini tentu saja dapat menambah keluhan dari maag atau GERD yang dirasa.

Bila benar anda terkena maag maka selain pengobatan oleh dokter maka anda juga harus melakukan perubahan pola hidup. Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah: 

  1. Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)

  2. Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh. 

  3. Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari 

  4. Jangan terlambat makan 

  5. Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog) 

  6. Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat menggangu. 

Jika gastritis yang Anda rasakan sudah berangsur-angsur dalam waktu lama, mungkin disebabkan oleh adanya infeksi helicobacter pilori.  Tatalaksana/eradikasi H. pylori yang dianjurkan saat ini meliputi penggunaan proton pump inhibitor (PPI) berkombinasi dengan 2 jenis antibiotik(amoksisilin dan klaritromisin). Prinsip pengobatan ini dikenal dengan nama triple therapy dan merupakan pengobatan lini pertama. Tata laksana awal yang paling sering digunakan yaitu triple therapy yang terdiri dari PPI, amoksisilin dan klaritromisin yang diberikan 2 kali sehari selama 7-14 hari. Metronidazol dapat digunakan untuk menggantikan amoksisilin pada pasien yang alergi terhadap penisilin.

Apabila terjadi kegagalan pada eradikasi dengan menggunakan triple therapy karena adanya resistensi terhadap antibiotik yang digunakan, maka akan diterapkan pengobatan yang disebut dengan quadruple therapy(pengobatan lini kedua). Quadruple therapy terdiri dari kombinasi 4 macam obat yaitu PPI, bismuth subsalisilat, metronidazol, dan tetrasiklin. Tetrasiklin dan metronidazol merupakan golongan antibiotik.

Jika dengan pengobatan lini kedua masih terdapat resistensi obat, dapat dilakukan pengobatan lini ketiga dengan menggunakan kombinasi levofloksasin, amoksisilin, dan PPI selama 10 hari. Pengobatan lini ke tida ini juga terdiri dari 2 macam antibiotik(levofloksasin dan amoksisilin).

Untuk memastikan kondisi Anda dan untuk mendapat terapi H. pylori(jika diperlukan), Anda perlu berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter spesialis penyakit dalam sub bagian gastroenterologi. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum dimulai terapi untuk memastikan adanya manifestasi dari bakteri H. pylori.

Anda juga dapat membaca artikel kami berjudul :

6 Makanan Perparah Maag

6 Makanan Pencegah Perut Kembung

Ini Dia Biang Kerok Nyeri Ulu Hati

Beda Sakit Maag dan GERD

Kembung: Sakit Maag atau Infeksi Bakteri?

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar