Sukses

Sesak di Dada dan Dahak Sulit Keluar

27 Oct 2014, 15:08 WIB
Pria, 33 tahun.

Dok. Saya riwayat pnya asma.jika rdg tenggorokan+flu.kemudian rdg tersebut smbuh namun dahak trasa bnyk di dada.timbul sesak berkepanjangan.dahak ssh kluar. Sakit apa ya dok? Bgmn agar cpt smbuh? Trmksh.

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Bapak/Saudara yang terhormat.
Terima kasih atas pertanyaan Anda.
 
Kami memahami kekhawatiran Anda. Merujuk pada riwayat asma Asma, terdapat kemungkinan bahwa keluhan yang Anda alami dicetuskan oleh asma tersebut. Asma tidak dapat disembuhkan, namun dapat di kontrol dengan tata laksana yang tepat. Penyebab dari asma belum sepenuhnya dimengerti, namun sebaiknya Anda mengenali pencetus serangan asma Anda, sebagai contoh beberapa zat atau bahan yang dapat mencetuskan timbulnya serangan adalah:
  • Benda-benda dalam ruangan (tungau debu rumah dalam kasur, karpet, dan perabotan kotor dan bulu binatang)
  • Benda-benda di luar ruangan (polusi, asap buangan pabrik)
  • Asap rokok
  • Udara dingin, emosi yang berlebihan seperti marah atau ketakutan dan olahraga juga dapat mencetuskan serangan asma. Bahkan beberapa obat seperti aspirin dan obat anti inflamasi lainnya dan beta bloker juga dapat mencetuskan serangan.

Saluran pernapasan manusia normalnya dilapisi oleh sel mukus yang menghasilkan lendir yang dalam keadaan normal berfungsi untuk membersihkan saluran pernapasan dan menghangatkan udara yang melalui sirkulasi pernapasan. Pada individu yang memiliki asma atau alergi (seperti alergi debu, cuaca dingin, serbuk bunga, dan sebagainya) akan terjadi proses peradangan kronis akibat sel mukus yang bereaksi berlebihan terhadap alergen, sehingga cairan lendir yang dihasilkan pun lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normal. Bila Anda mempunyai alergi atau asma, yang perlu dilakukan adalah mengenali dan menghindari alergen yang memicu gejala, serta menjaga daya tahan tubuh agar sistem imun Anda tetap stabil.

 

Secara umum, terdapat dua jenis obat dalam penatalaksanaan asma, yaitu obat pengendali (controller) dan pereda (reliever), contohnya adalah obat-obatan yang anda konsumsi. Obat pengendali merupakan profilaksis serangan yang diberikan tiap hari, ada atau tidak ada serangan/ gejala, sedangkan obat pereda adalah yang diberikan saat serangan.

Pengobatan asma secara cepat/jangka pendek yaitu dengan menggunakan obat pelega saluran pernafasan seperti inhaler dan nebulizer yang berfungsi menghentikan serangan asma. Pengobatan jangka panjang yang berfungsi untuk mencegah terjadinya serangan asma adalah dengan menggunakan obat-obatan seperti steroid berfungsi untuk tetap membuat saluran pernafasan terbuka dan mengurangi pembengkakan. Selain dengan obat apabila Anda sudah mengetahui penyebab kambuhnya asma Anda maka hal tersebut harus Anda hindari. 

Apabila sesak napas Anda disertai keluhan lain seperti:

  • Membutuhkan bantal tinggi untuk tidur atau terasa sesak bila tidur telentang
  • Jari-jari Anda atau bibir Anda sering membiru
  • Anda sering pingsan
  • Ada riwayat sakit jantung di keluarga Anda

 

Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis jantung untuk penelusuran lebih lanjut terhadap kemungkinan penyebab sesak lainnya. Sementara itu kami sarankan Anda tetap mengonsumsi obat dari dokter sebelumnya dan berkonsultasi kembali dengan dokter tersebut jika obat sudah habis atau tidak terdapat perubahan. 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,
Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar