Sukses

Servisitis dan Trikomoniasis
16 Dec 2014, 21:11 WIB
Wanita, 37 tahun.

Hasil dari PAP smear sel endoserviks di temukan dan dan sel metaplastik, sel epitel skuamus tanpa kelainan desertai bakteri coccoid, H.vaginalis, B.vaginalis, Thrichomonas vaginalis dan lekosit padat. Kesimpulan : Servisitis bakterialis, trichomoniasis. Pertanyaan apa arti dari sewmua ini, trims.. atas penjelasannya.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sebelumnya apakah Anda ada keluhan? Apakah ada keputihan yang banyak, gatal atau berbau? Sevisitis dan Trichomoniasis merupakan penyakit infeksi menular seksual yang umumnya diawali dengan gejala keputihan.

Infeksi mulut rahim atau pada dunia medis disebut dengan servisitis, merupakan peradangan pada serviks (mulut rahim). Penyebab tersering servisitis adalah infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual, meskipun begitu servisitis dapat disebabkan pula oleh iritasi ataupun alergi.

Penyakit menular seksual (PMS) yang dapat menyebabkan servisitis:

  • Gonorrhea

  • Chlamydia

  • Herpes Kelamin

  • Kutil Kelamin

  • Trichomoniasis

  • Mycoplasma dan ureaplasma

Penyebab lain servisitis:

  • Iritasi atau perlukaan akibat alat-alat seperti diafragma, pessary, tampon 

  • Alergi terhadap spermisid yang digunakan untuk KB

  • Alergi terhadap kondom latex

  • Paparan terhadap bahan kimiawi

  • Ketidakseimbangan bakteri yang normal di vagina. Pertumbuhan berlebih bakteri-bakteri yang normal berada di vagina (bakterial vaginosis)

  • Ketidakseimbangan hormon, rendahnya kadar estrogen atau tingginya kadar progesteron dapat mempengaruhi kemampuan untuk menjaga kesehatan jaringan mulut rahim.

  • Kanker ataupun terapi kanker

Faktor risiko servisitis antara lain riwayat berganti-ganti pasangan seksual, riwayat PMS sebelumnya, berhubungan seksual pada usia muda, pasangan seksual yang memiliki riwayat PMS.

Jika infeksi merupakan penyebab, infeksi tersebut dapat menyebar ke rahim, saluran telur hingga ke panggul dan rongga perut. Hal ini dapat menyebabkan gangguan kesuburan sehingga sulit untuk hamil. Selain itu jika terjadi pada ibu hamil hal ini dapat pula menyebabkan masalah bagi janin yang dikandung.

Pengobatan servisitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri dapat menggunakan antibiotik. Jika disebabkan oleh herpes, maka pengobatannya adalah dengan mengkonsumsi anti virus. Terapi hormon (estrogen dan progesteron) dapat digunakan pada pasien menopouse.

Jika servisitis sudah berlangsung lama dan pengobatan degan menggunakan antibiotik tidak memberikan hasil, tatalaksana pada pasien ini dalah:

  • Cryosurgery (dibekukan)

  • Electrocauterisasi

  • Terapi laser

Sedangkan Trikomoniasis merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Parasit ini paling sering menyerang wanita, namun pria dapat terinfeksi dan menularkan ke pasangannya lewat kontak seksual. Vagina merupakan tempat infeksi paling sering pada wanita, sedangkan uretra (saluran kemih) merupakan tempat infeksi paling sering pada pria.

Pada wanita, yang diserang terutama dinding vagina, dapat bersifat akut maupun kronik. Pada kasus akut terlihat sekret vagina keruh kental berwarna kekuning-kuningan, kuning hijau, berbau tidak enak dan berbusa. Dinding vagina tampak kemerahan dan sembab. Selain itu didapatkan rasa gatal dan panas di vagina. Rasa sakit sewaktu berhubungan seksual mungkin juga merupakan keluhan utama yang dirasakan penderita dengan trikomoniasis. Pasien dengan trikomoniasis dapat juga mengalami perdarahan pasca sanggama dan nyeri perut bagian bawah. Bila sekret banyak yang keluar, dapat timbul iritasi pada lipat paha atau di sekitar bibir vagina. Pada kasus yang kronis, gejala lebih ringan dan sekret vagina biasanya tidak berbusa.

Berbeda dengan wanita, pada pria biasanya tidak memberikan gejala. Kalaupun ada, pada umumnya gejala lebih ringan dibandingkan dengan wanita. Gejalanya antara lain iritasi di dalam penis, keluar cairan keruh namun tidak banyak, rasa panas dan nyeri setelah berkemih atau setelah ejakulasi.

Pengobatan paling efektif untuk trikomoniasis adalah dengan obat minum metronidazol. Gejala trikomoniasis pada pria yang terinfeksi biasanya akan hilang dalam beberapa minggu tanpa pengobatan. Namun, pria yang terinfeksi tersebut, walaupun tidak pernah memberikan gejala atau gejalanya sudah tidak ada, dapat terus menularkan ke pasangan seksualnya sampai ia selesai diobati.

Oleh karena itu, kedua pasangan seksual tersebut harus diobati sekaligus untuk menghentikan penyebaran penyakitnya. Penderita yang sedang diobati disarankan tidak melakukan hubungan seksual selama pengobatan dan sebelum dinyatakan sembuh. Orang yang pernah terkena trikomoniasis tidak melindungi orang tersebut untuk tidak terkena lagi. Walaupun pengobatannya berhasil, orang tersebut dapat terkena infeksi kembali.

Untuk itu kami sarankan Anda dan pasangan (suami) Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk diberi penanganan dan pengobatan yang optimal.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar