Sukses

Kanker Ganas Payudara

15 Dec 2014, 22:48 WIB
Pria, 28 tahun.

salam sehat q mau bth penjelasan,soal istri saya yg ada benjolan di payudarax..setelah di ambil cairan benjolan di payudara istri q, katax dok..stadium penyakit kankerx ditengah2 antara kanker jinak dan kanker ganas. apakah ada jalan yg baik selain operasi, apa bila divonis kanker ganas? mhn penjelasannya..

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Perlu diketahui bahwa tidak semua benjolan pada payudara disebabkan oleh kanker. Dalam bahasa kedokteran, tumor merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan suatu benjolan. Benjolan(tumor) pada payudara dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab, mulai dari yang ringan seperti kumpulan lemak, infeksi , penyakit fibrokistik, dan tumor jinak(seperti Fibroadenoma Mammae) hingga yang berat atau ganas seperti kanker payudara.

Insidens kanker payudara pada dekade terakhir ini menunjukkan kecenderungan meningkat. Kanker ini jarang sekali ditemukan pada wanita di bawah usia 20 tahun. Angka tertinggi terdapat pada usia 45-66 tahun. Kanker payudara biasanya mengenai wanita berusia > 35 tahun. Sampai saat ini penyebabnya belum diketahui dengan pasti, namun diyakini banyak faktor yang berperan dan saling mempengaruhi satu sama lain:

  • Genetik, riwayat keluarga dengan keluhan sama

  • Hormon, pengobatan hormonal jangka panjang

  • Virogen (belum terbukti pada manusia)

  • Makanan, yang tinggi lemak dan bersifat karsinogen (pemicu kanker)

  • Radiasi daerah dada, riwayat foto roentgen dada

Stadium kanker payudara yang sering dipakai adalah berdasarkan American Joint Committee on Cancer (AJCC) dengan menggunakan sistim TNM. Stadium ini ditentukan berdasarkan besar tumor, kelenjar getah bening yang terlibat, dan penyebarannya ke organ lain (Tumor, Node, Metastasis-TNM). Stadium II terbagi atas stadium IIa dan IIb dimana tumor berukuran 2-5 cm dengan atau tanpa penyebaran ke kelenjar getah bening yang terdapat di aksila (ketiak). Pada stadium II, kanker belum menyebar ke organ jauh.

Stadium ini ditentukan berdasarkan pemeriksaan fisik, biopsi, dan alat penunjang (USG, mamogram, MRI). Yang dipermasalahkan adalah terapi manakah yang terbaik untuk stadium II pada kanker payudara. Terapi untuk kanker payudara terbagi 2, kuratif (penyembuhan) dan paliatif (meningkatkan kualitas hidup).  Terapi kuratif dilakukan apabila tumor terbatas di payudara dan tidak ada penyebaran ke kulit atau ke struktur sekitarnya. Tumor disebut operable atau dapat dioperasi (diangkat) jika dengan tindakan bedah maka semua tumor beserta penyebarannya ke kelenjar getah bening dapat diangkat. Terapi paliatif dilakukan apabila tidak ada lagi tindakan yang dapat diambil untuk menyembuhkan pasien.

Perlu anda ketahui bahwa pengobatan pada stadium dini (seperti yang saat ini anda miliki) memberikan harapan kesembuhan dan harapan hidup yang lebih baik. 

Pengobatan kanker yang umumnya diberikan adalah :

  • Pembedahan atau operasi

  • Kemoterapi (dengan obat – obatan) 

  • Radioterapi (menggunakan sinar radiasi).

Berdasarkan American Cancer Society, pada stadium I dan II pengobatan kuratif (penyembuhan) adalah operasi pengangkatan tumor, dalam hal ini adalah radikal mastektomi dengan atau tanpa radiasi dan kemoterapi. Yang dimaksud dengan radikal mastektomi adalah pengangkatan seluruh payudara yang terlibat tumor tersebut beserta dengan kelenjar getah bening yang terkena.

Selain radikal mastektomi terdapat pilihan operasi lainnya seperti lumpektomi yaitu operasi yang hanya mengangkat tumor saja dengan mempertahankan payudara. Lumpektomi dapat dilakukan pada stadium I, namun pada stadium II operasi lumpetomi mengandung risiko kekambuhan kembali di kemudian hari karena tidak seluruh payudara diangkat dan dikhawatirkan terdapat sel kanker ukuran mikro yang tidak terangkat dan tumbuh serta menyebar kembali.

Namun jangan khawatir karena saat ini sudah ada operasi konservasi payudara atau operasi bedah plastik untuk memberikan bentuk payudara baru menggunakan silikon. Operasi ini umumnya dapat dilakukan bersamaan dengan operasi pengangkatan payudara (radikal mastektomi). Payudara hasil konservasi menyerupai bentuk payudara asli. Tujuan dari operasi rekonstrukstif ini adalah untuk kosmetik atau penampilan dan untuk membantu membangun kembali kepercayaan diri dari pasien.

Sebaiknya memang jangan menunda-nunda penatalaksanaan kanker payudara ini karena penyebarannya sangat cepat. Apabila ditunda (contohnya anda menolak dan berobat ke alternatif), kebanyakan kasus yang kami dapat adalah pasien akan kembali lagi ke dokter namun dengan kanker payudara yang sudah menyebar dan tidak dapat lagi diterapi. Terapilah sedini mungkin kanker payudara ini untuk meningkatkan harapan hidup dan kualitas hidup.

Berikut kami sertakan beberapa artikel beikut ini yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Gejala Kanker Payudara Bukan Hanya Benjolan

Benjolan di Payudara Belum Tentu Kanker

Mastektomi Untuk Cegah Kanker Payudara

Pemeriksaan Payudara Sendiri (SaDaRi)

Perempuan, Waspadai Benjolan di Payudara Anda!

5 Langkah Periksa Payudara

Benjolan jinak payudara

Sekian, semoga penjelasan kami diatas dapat dimengerti dan dapat membantu pemahaman anda mengenai terapi kanker payudara.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar