Sukses

Ingin Menambah Tinggi Badan

16 Dec 2014, 02:01 WIB
Pria, 20 tahun.

Apakah bisa tumbuh tinggi diatasi umur 20 tahun? Dan bagaimana kiatnya agar tumbuh tinggi lebih cepat dan alami?

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu genetik (keturunan), gizi, dan lingkungan. Genetik dalam hal ini adalah faktor tinggi badan kedua orangtua. Perlu diketahui bahwa penambahan tinggi badan dapat dilakukan apabila lempeng pertumbuhan yang terdapat di tulang panjang masih terbuka. Lempeng tersebut terbuka pada saat usia pubertas dan baru akan menutup pada usia 20-21 tahun. Proses pemadatan tulang dewasa akan berhenti sampai usia 35 tahun. Namun menutupnya lempeng pertumbuhan harus dibuktikan dengan foto rontgen di beberapa area tulang. Pada usia Anda, penambahan tinggi badan masih mungkin terjadi. 

Faktor - faktor yang dapat mempengaruhi Tinggi Badan seseorang antara lain :

1. Genetik

Gen yang mempengaruhi tinggi rendah badan seseorang dinamakan HMGA2. Perubahan sebuah "huruf" dasar di kode genetik HMGA2 yakni sebuah C (disingkat dengan Cytosine) akan mempengaruhi tinggi badan seseorang. Seseorang yang hanya mendapatkan C dari salah satu orang tuanya akan lebih tinggi setengah sentimeter dari yang hanya memiliki T (disingkat dari Thymin). Begitu pula, bila seseorang memiliki C ganda akan membuat mereka lebih tinggi satu sentimeter dari yang memiliki T ganda. Masih ada lagi gen-gen yang berkaitan dengan tinggi badan. HMGA2 hanya menjelaskan 0,3 persen dari keberagaman tinggi manusia.

Adapun rumus memperkirakan tinggi anak berdasarkan tinggi orangtuanya adalah :

  • Anak laki-laki= (Tinggi Ibu + 13) + Tinggi Ayah (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm
  • Anak perempuan = (Tinggi Ayah - 13) + Tinggi Ibu (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm

Rumus tersebut tidak mutlak dan merupakan perkiraan, umumnya saat mencapai dewasa kebanyakan anak dapat mencapai sekitar 10 cm dari estimasi tersebut. Hasilnya tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti asupan gizi dan nutrisi, serta aktivitas fisik.

2. Nutrisi

Tinggi badan menunjukkan kualitas gizi orang tersebut saat masa kanak-kanak dulu. Jika kualitas gizi orang itu kurang pada masa kanak-kanak dulu, orang tersebut cenderung pendek pada masa dewasanya, dan sebaliknya. Proses pemadatan tulang dewasa akan berhenti sampai usia 35 tahun. Untuk menunjang pertumbuhan yang optimal di butuhkan vitamin untuk kekuatan tulang yaitu vitamin D, kalsium, dan phospor. Semua vitamin tersebut terangkum dalam makanan yg mengandung protein. baik itu protein hewan atau nabati, serta unsur sayuran hijau. contoh protein hewani yaitu: daging, ayam atau ikan, kerang, cumi, seafood lainnya, serta putih telur. contoh protein nabati yaitu: tahu tempe dan kacang2an kering lainnya seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang polong dan sebagainya. Tidak diperlukan suplemen dalam hal ini apabila kebutuhan nutrisi Anda sudah cukup. Dari faktor gizi yang diperlukan tentu saja protein untuk pertumbuhan dan perbaikan sel yang diikuti oleh gizi seimbang dari sumber lainnya.

3. Olahraga

Olahraga berfungsi untuk melancarkan aliran darah dan membantu metabolisme agar berjalan dengan baik. Olahraga yang dianjurkan adalah olah raga yang memberikan beban pada tulang panjang kaki, misalnya atletik, lari santai, lompat tali (skipping), basket, badminton, berenang berlari, jenis aerobik dan olahraga lain yang sejenis. Dengan cara tersebut, tulang dirangsang tumbuh sedikit lagi karena hentakan berat badan. Renang bisa juga menambah tinggi badan seseorang.

 Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan badan yang ideal, antara lain:

  • Makan secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang lebih banyak dari biasanya dan ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal.
  • Meningkatkan asupan protein dan karbohidrat sangat baik untuk meningkatkan berat badan. Makan lebih banyak makanan sumber energi dan protein dari biasanya seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu.
  • Berolahraga secara teratur. Beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Jenis olah raga pun tidak perlu yang sulit atau terlalu berat. Berjalan kaki selama 30 menit secara teratur sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.Bisa juga ditambah dengan olahraga yang bersifat pembentukan seperti push up,sit up,dan angkat beban.
  • Istirahat yang cukup agar energi Anda tidak banyak terbuang percuma
  • Memperbanyak minum air putih.

Jadi yang dapat Anda lakukan untuk menambah tinggi badan saat ini adalah menjaga asupan nutrisi Anda yang cukup protein dan kalsium serta berolahraga teratur.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar