Sukses

Sindroma Dispepsia

15 Dec 2014, 21:40 WIB
Wanita, 21 tahun.

Siang dokter , akhir akhir ini saya sering sendawa terus menerus .. setiap memakan makanan pedas atau minuman bercafein rasanya mual ..kira kira kenapa ya trims dokter

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami menduga Anda mengalami sindroma dispepsia. Kami akan menjelaskan mengenai peningkatan asam lambung atau disebut sindrom dispepsia. Sindroma dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia biasanya disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung. Pengobatan sindrom dispepsia sangat tergantung dari penyebabnya.

Awalnya,  Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid untuk meredakan gejala. Selain dengan pemberian obat anti asam lambung secara teratur, kami sarankan sebaiknya Anda menjaga pola makannya dengan makan lebih sering dalam porsi kecil dan teratur, menghindari makanan pedas, asam, alkohol, kopi, soda, dan makanan yang dapat merangsang pengeluaran gas seperti kol dan menghindari obat-obatan yang menimbulkan luka pada lambung seperti aspirin. Selain itu, stres psikis juga harus dihindari karena dapat memicu pengeluaran asam lambung yang berlebihan.

Jika setelah menjalankan terapi di atas namun tetap tidak ada perbaikan pada keluhan-keluhan anda, kami menyarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Keluhan sesak nafas yang anda alami bisa jadi bagian dari penyakit ini atau merupakan bagian lain dari penyakit seperti paru atau jantung. Namun untuk menegakkan diagnosis diperlukan pemeriksaan langsung oleh seorang dokter. Ceritakanlah dengan lengkap keluhan yang dirasakan agar  Anda mendapatkan tatalaksana yang optimal. 

Kami juga tidak menyarankan Anda untuk membeli obat secara bebas di apotek tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar