Sukses

Anak yang Tidak Bersekolah Bisa Mengalami Gangguan Tumbuh Kembang?

17 Dec 2014, 22:24 WIB
Pria, 24 tahun.

Dokter, Di sekitar tempat tinggal saya ada anak yang usianya sudah menginjak 10 tahun, namun tidak bersekolah dan dibiarkan begitu saja oleh orang tuanya. Apakah itu akan mempengaruhi fungsi otak dan tumbuh kembang si Anak? Bagaimana jika kelak nanti sang anak menginjak fase remaja, dan deasa?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter

Sebelum membicarakan mengenai faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak, sebaiknya kita tengok terlebih dahulu definisi dari tumbuh kembang anak. Pertumbuhan (growth) berkaitan dengan dengan masalah perubahan dalam ukuran fisik seseorang. Sedangkan perkembangan (development) berkaitan dengan pematangan dan penambahan kemampuan (skill) fungsi organ atau individu. Kedua proses ini terjadi secara sinkron pada setiap individu.

Proses  tumbuh kembang seseorang merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling terkait, yaitu  faktor genetik / keturunan, lingkungan bio-fisiko-psiko-sosial dan perilaku. Pertumbuhan dan perkembangan terutama berkaitan dengan status gizi, keseimbangan cairan serta dipengaruhi oleh pola hidup dan pola lingkungan. Proses ini bersifat individual dan unik sehingga memberikan hasil akhir yang berbeda dan ciri tersendiri pada setiap anak.

Tahapan pertumbuhan anak akan berlangsung sangat cepat dalam tahun pertama dan berangsur-angsur berkurang secara bertahap sampai usia 3-4 tahun. Pertumbuhan cepat akan terjadi lagi pada usia 12 tahun hingga 16 tahun yang merupakan masa pubertas. Proses perkembangan anak ada tahapan-tahapannya dan umumnya memiliki target di dalam setiap tahapan usia. Contoh anak usia 9-10 bulan seharusnya sudah bisa merangkak, memengang benda dengan ibu jari dan jari telunjuk, menunjuk dengan jari, dan lain sebagainya.

Gangguan tumbuh kembang anak banyak macamnya. Secara garis besar terbagi atas :

  • gangguan belajar

  • gangguan perilaku

  • gangguan retardasi mental

  • gangguan kelainan bawaan

Ada pula gangguan pada pertumbuhan seperti gizi buruk atau gangguan pada perkembangan seperti gangguan bahasa, gangguan gerak motorik halus, gangguan gerak motorik kasar, dan gangguan sosialisasi serta kemandirian.

Hal-hal yang dilihat dalam tumbung kembang anak antara lain berat badan, tinggi badan, aspek motorik kasar, motorik halus, berbahasa dan sosial. Bila memang terdapat gangguan tumbuh kembang, maka patut diketahui terlebih dahulu sejauh apa gangguan atau keterlambatan yang terjadi.

Sebelumnya perlu diketahui mengapa anak tersebut tidak bersekolah? Apakah karena biaya? Atau pendidikan orangtua yang kurang sehingga tidak perhatian dengan pendidikan anaknya?

Bila anak tersebut tidak bersekolah atau tidak ada bimbingan khusus, bisa saja anak tersebut nantinya mengalami gangguan-gangguan seperti yang disebutkan di atas. Karena pendidikan, keluarga dan lingkungan akan membentuk karakter seseorang hingga ia dewasa.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar