Sukses

Benjolan pada anus dan BAB Berdarah, Wasir?

12 Dec 2014, 06:08 WIB
Pria, 26 tahun.

Dok, saya mau tanya. Pada dubur saya terdapat benjolan di bagian pinggir atas dan bawah anus. Kemudian, setiap BAB mengeluarkan darah segar yang beriringan dgn keluarnya feses dan sesudah feses keluar. Menurut literatur yang saya baca, hal ini mengindikasikan gejala wasir/ambien. Menurut dokter, apa tindakan awal yang harus saya lakukan? Obat apa yang harus saya minum? Sebelum saya memeriksakan diri ke dokter sbg solusi terakhir. Terima kasih.

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter.

Buang air besar yang normal seharusnya tidak mengeluarkan darah. Buang air besar dengan darah dapat menjadi pertanda dari beberapa jenis penyakit, seperti infeksi (disentri), wasir/hemoroid, polip usus besar, gastritis erosif (perlukaan pada lambung), kanker usus besar, sirosis hepatis (akibat pecahnya varises esofagus), inflamatorry bowel disease, lecet pada daerah anus karena feses yang keras, dan lain lainnya. 

BAB dengan darah yang berwarna hitam dapat disebabkan oleh gangguan pada saluran cerna bagian atas, seperti pecahnya varises esofagus pada penderita sirosis hepatis dan gastritis erosif. Sedangkan BAB dengan darah berwarna merah segar pada feses kemungkinan akibat kelainan yang terjadi di saluran cerna bagian bawah kanker kolon, wasir, disentri, dan sebagainya. Bagaimanakah dengan darah yang terdapat pada keluhan Anda?

Wasir/ambeien atau dalam bahasa medis disebut hemorrhoid merupakan pembengkakan dan peradangan pada pembuluh darah balik (vena) pada daerah rektum atau dubur/anus. Keadaan ini umumnya ditandai olehadanya benjolan di dubur. Berdasarkan atas asal benjolannya, hemorrhoid dapat dibedakan menjadi hemorrhoid internal dan hemorrhoid eksternal.

Hemorrhoid eksternal dapat terlihat dari luar tanpa menggunakan alat apa-apa, umumnya akan menimbulkan keluhan nyeri, dapat terjadi pembengkakan dan iritasi. Jika terjadi iritasi, gejala yang ditimbulkan adalah berupa gatal. Hemorrhoid interna muncul didalam rektum, biasanya tidak nyeri. Perdarahan dapat timbul jika mengalami iritasi. Perdarahan yang terjadi bersifat menetes. 

Hemorrhoid interna dapat dikelompokkan menjadi :

  • Grade I: wasir tidak keluar dari rektum
  • Grade II: wasir prolaps (keluar dari rektum) pada saat mengedan, namun dapat masuk kembali secara spontan
  • Grade III: wasir prolaps saat mengedan, namun tidak dapat masuk kembali secara spontan, harus secara manual (didorong kembali dengan tangan) 
  • Grade IV: wasir mengalami prolaps namun tidak dapat dimasukkan kembali

Bagaimanakah gejala yang Anda alami? apakah terdapat benjolan pada anus? apakah benjolan dapat keluar masuk dengan sendiri atau menetap? apakah terasa nyeri?

Jika keluhan yang Anda alami hanya berupa bab berdarah tanpa adanya benjolan dan nyeri, kemungkinan hemorrhoid/wasir yang Anda alami adalah hemorrhoid interna. Namun untuk memastikannya dibutuhkan pemeriksaan fisik secara langsung.

Hemorrhoid interna derajat I dan II masih dapat ditangani dengan terapi obat oral. Namun hemorrhoid interna derajat III dan IV serta hemorrhoid eksterna memerlukan tindakan bedah untuk penangannya. Jadi tidak semua kasus wasir/hemoroid membutuhkan tindakan operasi.

Perlu diketahui bahwa penyembuhan sempurna dari wasir adalah dengan melakukan terapi operatif dan perubahan gaya hidup. Perubahan gaya hidup dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya keluhan. Berikut adalah beberapa modifikasi gaya hidup yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari:

  • Minum banyak air, makan makanan yang mengandung banyak serat (buah, sayuran, sereal, suplemen serat, dll) sekitar 20-25 gram sehari. Makanan yang mengandung banyak serat, akan membantu tubuh membentuk tinja yang lebih lunak. Jenis makanan tersebut, diantaranya adalah kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Hindari atau kurangi makanan yang tidak atau hanya sedikit mengandung serta, seperti keju, daging, dan makanan yang mengalami pemrosesan (misalnya diasap). Sebaiknya  jumlah konsumsi makanan tinggi serat ini dilakukan secara bertahap, awalnya hanya sedikit, lalu ditingkatkn sedikit-sedikit. Hal ini perlu dilakukan karena jka saluran cerna belum terbiasa dengan serat yang dimakan, justru akan menimbulkan keluhan kembung.
  • Berolahraga secara teratur. Aktivitas fisik akan membantu menstimulasi aktivitas usus
  • Jangan menunda melakukan BAB dan membatasi mengedan sewaktu buang air besar.
  • Penggunaan celana dalam yang ketat dapat mencetuskan terjadinya wasir dan dapat mengiritasi wasir yang sudah ada.
  • Penggunaan jamban jongkok juga sebaiknya dihindari.
  • Menghindari penggunaan laksatif (perangsang buang air besar). Obat-obat ini hanya digunakan sebagai cara terakhir, jika cara-cara di atas tidak berhasil. Contoh obat yang bersifat laksatif adalah dulcolax. Dulcolax berfungsi sebagai stimulasi kontraksi ritmik di usus.

Berdasarkan keluhan yang Anda paparkan, kami menduga bahwa hemoroid yang Anda alami adalah hemoroid interna. Namun, untuk memastikannya kami menganjurkan agar Anda bersonsultasi dengan dokter spesialis bedah umum atau bedah digestif untuk penanganan lebih lanjut. Cobalah untuk menjalankan cara-cara atau terapi konservatif yang tertulis di atas.

Berikut kami juga sertakan beberapa artikel untuk menambah informasi Anda: 

Tujuh Cara Sehat Cegah Wasir.

Pertolongan Pertama Ketika Wasir Datang

5 Gaya Hidup Bebas Wasir

6 Tips Mencegah Wasir

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar