Sukses

Nyeri Payudara Diikuti Gangguan Cemas

14 Dec 2014, 17:35 WIB
Pria, 19 tahun.

selamat malam dokter, saya mau tanya, kakak perempuan saya sudah hampir 3 tahun ini merasakan sakit, nyeri + perih pada payudara sebelah kiri, dan kalo sudah mulai sakit,dan sakitnya itu kemudian menjalar ke kepala, katanya pusing banget rasanya + perut sakit. pernah dulu konsultasi ke dokter rs, dan katanya klo perutnya sakit itu asam lambungnya kumat, dan kalo sakit dikepala, kata dokter itu ada hubungannya dengan sakit mata. tapi kakak saya belum puas dengan jawaban dokter tsb, nah utk itu saya disuruh utk menanyakan hal ini di sini. terimakasih sebelumnya atas perhatiannya, dan saya tunggu jawabannya :)

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi di Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang kakak Anda rasakan. Pertanyaan pertama Anda mengenai nyeri pada payudara sejak 3 tahun lalu. Secara garis besar, nyeri pada buah dada (payudara) dapat disebabkan oleh berbagai penyebab seperti pembesaran kelenjar karena pengaruh hormonal, infeksi, sumbatan saluran kelenjar air susu, penyakit fibrokistik, kanker payudara dan lain sebagainya.

Untuk dapat membedakan bermacam-macam kelainan ini diperlukan informasi tambahan seperti, apakah nyeri dirasakan terus menerus atau hilang timbul? Apakah nyeri timbul sebelum atau saat haid? Apakah menghilang setelah haid berakhir? Apakah terdapat pembengkakan? Apakah terdapat warna kemerahan pada payudara yang terasa nyeri? Apakah daerah yang terasa nyeri teraba lebih hangat dari jaringan sekitarnya? Apakah terdapat gejala lain seperti demam?

Pada penyakit fibrokistik (Mammary dysplasia) terdapat penambahan jaringan fibrous (jaringan ikat) dan glandular (kelenjar) yang dapat memberikan gejala berupa benjolan yang biasanya multipel, terdapat penebalan, dan rasa nyeri. dan pertumbuhan dipengaruhi oleh hormonal dan terjadi seiring dengan siklus menstruasi. Benjolan ini akan menghilang setelah wanita selesai menstruasi dan dapat kembali terjadi ketika menstruasi datang.

Kanker payudara juga dapat memberikan gejala nyeri pada payudara, namun biasanya disertai dengan gejala lain seperti benjolan yang berbatas tidak tegas dengan pembesaran ukuran yang progresif, konsistensi keras, melekat pada dasarnya (tidak dapat digerakkan), lekukan atau penarikan kulit payudara ke dalam, keluarnya cairan nanah atau darah dari puting susu dan puting susu yang terlihat berubah posisi dan tidak simetris antara payudara kiri dan kanan serta benjolan pada ketiak.

Infeksi pada payudara atau yang dalam bahasa kedokteran dikenal dengan istilah mastitis juga dapat menimbulkan nyeri pada payudara. Gejala lain yang dapat menyertai nyeri adalah terdapat gumpalan(teraba sebagai benjolan) yang terasa nyeri di payudara, kulit kemerahan, nyeri pada payudara yang disertai dengan keluarnya nanah dan darah dari puting payudara serta demam.

Untuk memastikan penyebab dari keluhan yang Anda rasakan, diperlukan informasi yang mendetil serta pemeriksaan fisik langsung ataupun pemeriksaan penunjang. Untuk itu kami sarankan kakak Anda untuk berkonsultasi langsung dengan dokter umum untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dengan demikian Anda dapat segera mendapat penanganan yang optimal.

Mengenai keluhan selanjutnya, apabila nyeri pada payudara muncul juga disertai dengan nyeri kepala dan nyeri perut. Nyeri kepala dan nyeri perut memang bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Yang dikatakan oleh dokter sebelumnya tidaklah salah. Salah satu penyebab nyeri kepala memang dapat berasal dari kelainan pada mata dan penyebab paling sering dari nyeri perut adalah akibat meningkatnya asam lambung.

Namun, apabila keluhan tersebut selalu muncul mengikuti munculnya nyeri pada payudara, kami menduga kakak Anda mengalami gangguan cemas. Gangguan cemas berasalah dari pikiran dirinya sendiri dan dapat menimbulkan gejala fisik, seperti nyeri kepala, mual, muntah, nyeri perut, nyeri dada hingga sesak nafas.

Penatalaksanaan gangguan cemas dapat dilakukan dengan medikamentosa (obat-obatan) dan non-medikamentosa (tanpa obat). Penggunaan obat-obatan untuk mengatasi masalah ini sebaiknya tidak digunakan di luar pantauan dokter untuk menghindari efek obat yang tidak diinginkan.

Mungkin kakak Anda dapat mencoba beberapa tips untuk mengatasi serangan panik dan gangguan cemas yang Anda alami, seperti :

  • Cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat serangan
  • Ingatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya
  • Cobalah untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal yang menjadi sumber ketakutan Anda, hingga Anda dapat mengontrol perasaan takut tersebut
  • Carilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan kecemasan

Mengingat banyaknya faktor yang dapat menyebabkan gangguan cemas perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk menggali berbagai kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari. Bila ditemukan kondisi medis atau penyakit yang mendasari, tentunya diperlukan terapi fisis tertentu. Namun bila kemungkinan tersebut sudah dapat disingkirkan, terdapat beberapa tips yang dapat anda terapkan:

  1. Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein saat sore hingga malam hari
  2. Biasakan diri untuk berolahraga teratur, tidak merokok, hindari konsumsi alkohol,narkotik, dsb.
  3. Cobalah mengatur pola tidur
  4. Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan ketika hari libur.
  5. Buatlah suasana yang efektif dan efisien untuk tidur.
  6. Buat diri senyaman mungkin untuk tidur, seperti dengan penggunaan lampu tidur, penutup mata, menghindari suara bising,televisi,dsb.
  7. Hindari penggunaan obat tidur, terutama tanpa anjuran dokter.
  8. Obat tidur hanya efektif untuk sementara dan penggunaan yang berlebihan justru akan membuat penurunan efektivitas obat tersebut. Terapi terbaik adalah dengan mengatasi penyebabnya, bukan gejala. Selama penyebab yang mendasari masih ada, Anda akan terus mengalami gangguan tidur.
  9. Relaksasi
  10. Buat diri serileks mungkin, seperti dengan meditasi atau yoga.
  11. Berpikir positif.
  12. Jika memiliki masalah psikologis, cobalah untuk menerima dan menghadapinya.

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar