Sukses

Kolesterol dan Hipotensi

13 Dec 2014, 22:30 WIB
Pria, 52 tahun.

Kolesrol saya tinggi, mencapai 200, tensi darah rendah, kadang hanya 80/60, ini sudah berlangsung sejak 2008,mana yang lebih dulu saya obati? Terima kasih.

Terima kasih sudah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Kolesterol tinggi banyak diderita oleh orang dengan pola makan berlemak, gaya hidup tidak sehat dan kesibukan bekerja.  Penyebab kolesterol tinggi sebenarnya adalah pola makan berlebihan, dalam hal ini terutama yang mengandung lemak jenuh seperti daging, susu, keju, mentega, dan kuning telur. Kolesterol tinggi dapat diturunkan secara genetik, disebut familial hypercholesterolemia. Selain itu, semakin tua usia seseorang maka kolesterol LDL (kolesterol jahat) cenderung meningkat terutama pada wanita menopause.

Makanan rendah kolesterol diantaranya:

  • Ikan, unggas (ayam, bebek) tanpa kulit, dan potongan daging yang tidak mengandung lemak. Makanan dimasak dengan cara dibakar, dipanggang, atau direbus lebih baik dari pada digoreng

  • Hindari makanan cepat saji seperti sosis, bacon, salami. Batasi jenis makanan jerohan seperti hati, ginjal, otak

  • Gunakan susu, keju, yogurt rendah lemak. Gunakan margarin yang rendah lemak dibandingkan mentega. Batasi kuning telur, putih telur dapat dimakan bebas

  • Makan sayuran dan buah potong (jangan dijus) serta bahan makanan yang terbuat dari gandum sepertioatmeal, roti gandum

  • Makanan seperti bawang mentah, salmon, almond, minyak zaitun, alpokat dianjurkan

  • Banyak makan makanan yang mengandung vitamin C (pepaya, anggur, jeruk, brokoli) dan vitamin E (gandum, almond, kacang tanah)

Olahraga yang sebaiknya dilakukan untuk menurunkan kadar kolesterol adalah :

  • Olahraga minimal 30 menit sehari, setiap hari

  • Olahraga ringan atau sedang asalkan dilakukan secara rutin dapat berpengaruh baik terhadap kadar kolesterol

  • Olahraga yang dianjurkan seperti joging, berenang, berjalan cepat, dan bersepeda

  • Jangan lupa untuk kontrol kondisi tubuh ke dokter sebelum memulai olahraga

Obat untuk menurunkan kadar kolesterol diperlukan apabila perubahan gaya hidup tidak menunjukkan adanya perubahan. Akan tetapi pemakaian obat untuk menurun kolesterol seiring dilakukan dengan perubahan gaya hidup dan di bawah pengawasan dokter.  Tujuan utama terapi kolesterol ini adalah menurunkan kadar LDL sehingga menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Jenis obat untuk menurunkan kadar kolesteroldiantaranya golongan statin, niasin, dan fibrat.

Tekanan darah normal untuk orang dewasa adalah sekitar 120/80 mmHg. Sedangkan tekanan darah rendah (hipotensi) merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah rendah hingga dibawah 90/60 mmHg, walau tekanan darah memang bervariasi untuk setiap orang, bisa saja ada yang tekanan darahnya 80/60 namun tidak merasakan apa-apa. Gejala yang dapat muncul saat tekanan darah rendah adalah pusing hingga pingsan, pandangan kabur/gelap, sulit berkonsentrasi, mual, lemas, kaki dan tangan dingin, depresi hingga rasa haus yang berlebih. Jika tekanan darah turun terlalu rendah dapat menyebabkan jantung dan otak kekurangan oksigen sehingga menyebabkan penurunan kesadaran sampai kematian. 

Tekanan darah rendah dapat disebabkan oleh banyak hal yang tidak serius hingga beberapa penyakit seperti kelainan jantung, dehidrasi, kehamilan, gangguan hormonal, perdarahan, dan obat-obatan. 

 

Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk membantu meningkatkan tekanan darah adalah : 

1. Konsumsi garam yang lebih banyak

2. Banyak minum air, hindari alkohol

3. Makan yang lebih sehat (porsi lebih sedikit, namun lebih sering, dengan kandungan karbohidrat yang tinggi)

4. Olahraga teratur yang memacu kerja otot dan jantung (aerobik) seperti berenang, lari, bersepeda, dsb selama minimal 30 menit, 3-4x/minggu.

5. Untuk penderita hipotensi ortostatik (gejala: pusing dan gelap mendadak saat merubah posisi dari tidur ke duduk/berdiri): bangun secara perlahan dari tidur/duduk dan jangan menyilangkan kaki saat duduk.

Dengan mengubah gaya hidup anda menjadi lebih sehat, Anda dapat secara langsung mengatasi kedua masalah di atas. Untuk pemakaian obat, konsultasikan dengan dokter agar anda mendapatkan pengobatan dalam jenis dan dosis yang tepat serta terpantau.

Demikian infomasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar