Sukses

Efek samping obat Anti Tuberkulosis

18 Dec 2014, 10:16 WIB
Wanita, 22 tahun.

pagi Dok... saat saya menderita TBC. sy sudah minum obat OAT darii Puskesmas selama 15 hari. namun selama itu pula saya merasa lemas dan terus-terusan berbaring. saya juga kadang merasa sesak apa lagi klu batuk. selain itu, sy merasa nyeri pada sekitar otot perut jika batuk dan bergerak. apa yang harus sy lakukan Dok? apakah sy harus menambah konsumsi obat lain? hal tersebut sudah saya konsultasikan ke petugas kesehatan di puskesmas tapi katanya itu efek samping OAT. saya merasa sangat tersiksa dok karena tidak bisa melakukan apa-apa. apa lagi batuk tak kunjung reda. mohon penjelasannya Dok. terimakasih. NINI, 22 TAHUN

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pada umumnya, penderita dapat merasakan manfaat obat tuberkulosis setelah dua minggu pengobatan. Gejala penyakit seperti demam dan batuk akan mulai berkurang, namun itu tak berarti obat dapat dihentikan. Cukup banyak penderita tuberkulosis yang tidak minum obat lagi karena merasa badannya sudah sehat. Tindakan ini tidak tepat karena kalau obat tuberkulosis tak diminum sampai selesai, yaitu enam bulan, maka sebenarnya tuberkulosis belumlah sembuh meski gejalanya sudah hilang. Gejala tersebut akan timbul kembali karena kuman tuberkulosisnya masih aktif.

Dalam menjalani terapi tuberkulosis, adakalanya dihadapi efek samping obat tuberkulosis. Efek samping ini jarang terjadi, jika terjadi berkonsultasilah kembali kepada dokter Anda agar dapat mendeteksinya dan mengatasinya.  Dokter akan mencoba untuk menemukan obat yang dapat ditoleransi oleh hati Anda. Biasanya, obat akan dimulai lagi secara bertahap sampai ditemukan kombinasi obat yang cocok untuk penderita.

Jadi jangan berhenti berobat jika ada efek samping obat. Makanan yang baik akan meningkatkan kekebalan tubuh dan membantu keberhasilan terapi. Namun untuk menjadikan kuman tuberkulosis tidak aktif, diperlukan obat tuberkulosis yang diminum secara teratur dan lamanya sesuai dengan lama terapi yang dianjurkan dokter Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar