Sukses

Mengapa Haid Jarang?

26 Oct 2014, 17:47 WIB
Wanita, 24 tahun.

kesuburan Dok saya mau tanya..Saya umur 24 thn..Saya kan jarang mens..bsa berbulan2 dok. Setelah itu saya konsultasi ke dokter..dokter menyaranka untu cek lab..hormon TSHS,Prolaktin,estradiol,T3 dan FSH..ternyata hasilnya normal semua dok..Dokter mengatakan kalau poros hormon saya yg terganggu..Bagaimana dok untuk melancarkan menstruasi saya? Apakah saya termasuk subur dok?

 

Ibu/Saudari yang Terhormat.

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 2-8 hari, keluarnya darah haid berkisar 20-60 ml per hari.

 

Kelainan jarang menstruasi disebut oligomenore yaitu suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari, sedangkan jumlah perdarahan tetap sama. Wanita yang mengalami oligomenorea akan mengalami menstruasi yang lebih jarang daripada biasanya.

Oligomenorea biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium. Gangguan hormon tersebut menyebabkan lamanya siklus menstruasi normal menjadi memanjang, sehingga menstruasi menjadi lebih jarang terjadi. Oligomenorea sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Oligomenorea yang terjadi pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi antara hipotalamus, hipofisis dan ovarium pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbaangan hormon dalam tubuh. Disamping itu, oligomenorea dapat juga terjadi pada :

  • Gangguan indung telur, misal : Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS)
  • Stress dan depresi
  • Sakit kronik
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Olahraga berlebihan, misal atlit
  • Adanya tumor yang melepaskan estrogen
  • Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • dsb

Pengobatan yang diberikan kepada penderita oligomenorea akan disesuaikan dengan penyebabnya.

 

Apakah Anda sudah mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan? Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan sehingga dapat segera diketahui penyebab keluhan Anda. Gangguan menstruasi dapat menyebabkan gangguan kesuburan.

 

Keputihan atau dalam kedokteran disebut flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan (bukan darah).  Keputihan ada 2 macam, fisiologis dan patologis.

Keputihan adalah satu gejala dapat adanya suatu proses infeksi atau alergi didaerah kemaluan.

Gejala
Pada saat tertentu, memang terjadi peningkatan jumlah cairan secara fisiologis, namun hal itu bukan merupakan suatu tanda adanya penyakit. Jumlah cairan vagina meningkat dalam kondisi peningkatan jumlah hormon pada sekitar masa haid atau saat hamil, rangsang seksual, stres atau kelelahan, penggunaan obat-obatan atau alat kontrasepsi.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Sementara keputihan patologis adalah keputihan yang terjadi diakibatkan oleh parasit, jamur, bakteri, dan penyakit lainnya.

Sebagian besar keputihan disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis yang menghasilkan banyak cairan berupa cairan encer berwarna kuning kelabu.

Keputihan yang patut diwaspadai jika timbul gejala meningkatnya jumlah cairan vagina dari biasanya hingga terus menerus muncul dan acapkali mengganggu, berbau amis, apek, busuk, berwarna putih susu, kuning tua, coklat, kehijauan bercampur darah. Cairan vagina yang tidak normal juga ditandai dengan konsistensi encer, berbuih hingga kental menggumpal seperti susu basi.

Jika keputihan Anda warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan maka masih termasuk dalam keputihan yang normal.

Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu dilakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Semoga keluhan Anda segera teratasi!

Demikian informasi yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat. (JF)

 

Salam sehat selalu,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar