Sukses

Keguguran dan Tidak Dikuret

10 Dec 2014, 00:28 WIB
Wanita, 44 tahun.

apakah setelah keguguran hamil dua bulan tidak membahayakan apabila tidak di kuret dan apakah rahim saya akan bersih .

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Keguguran adalah berhentinya kehamilan sebelum usia 20 minggu yang menyebabkan kematian janin. Keguguran bisa disebabkan oleh:

  1. Kelainan pertumbuhan janin akibat: kelainan kromosom, lingkungan kurang sempurna (lingkungan rahim tidak memberikan nutrisi cukup untuk si janin), pengaruh dari luar (obat-obatan, alkohol, virus, radiasi)

  2. Kelainan plasenta: kelainan pada pembuluh darah ari-ari, biasanya disebabkan oleh hipertensi menahun pada ibu

  3. Penyakit ibu: infeksi paru-paru, tifoid, infeksi saluran kemih, malaria, anemia berat, TORCH, penyakit tiroid, diabetes, anti phospholipid sindrom.

  4. Kelainan pada organ kehamilan misalnya mulut rahim yang tidak kuat, kelainan pada dinding rahim, mioma uteri.

  5. Kelainan hormonal

  6. Dapat juga disebabkan oleh faktor emosional/stres

  7. Trauma/cedera pada kehamilan

 

Apakah setiap keguguran harus dikuret?

Kuretase merupakan suatu tindakan yang dilakukan untuk mengeluarkan sisa jaringan yang terdapat di dalam rahim yang dapat menyebabkan terjadinya perdarahan vagina yang abnormal. Kuretase tidak harus dilakukan pada setiap kasus keguguran (abortus). Kuretase hanya dilakukan pada jenis keguguran dimana masih terdapat sisa jaringan janin dalam rahim ibu yang dapat menimbulkan risiko perdarahan dan infeksi. Diantara jenis keguguran tersebut adalah abortus inkomplit dan missed abortion. Jika terdapat  jaringan-jaringan sisa, jaringan-jaringan mati yang jika tidak dibersihkan dapat menyebabkan infeksi. Tetapi jika jaringan sudah keluar semua dan tidak ada sisa di rahim, makan tidak perlu dikuret.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar