Sukses

Stress dan Kolesterol tinggi

24 Oct 2014, 07:33 WIB
Wanita, 50 tahun.

Apakah ada hubungan antara stress (banyak pikiran/masalah hubungan pasutri) dengan tingginya kolesterol?

Terima kasih sudah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. 

Secara umum, orang yang terbukti mengalami stres  ditemukan peningkatan dari kadar LDL (kolestrol jahat) dan penurunan dari kadar HDL (kolestrol baik).

Baru-baru ini dalam pernyataan yang baru saja diterbitkan dalam Journal of Public Health tahun 2013 mengatakan bahawa “Pekerjaan yang penuh dengan stres terbukti dapat meningkatkan kadar kolestrol” pernyataan ini didasari oleh sebuah peneltian di Spanyol yang melihat hubungan antara stres dalam pekerjaan dengan kadar lemak di dalam darah pada 90.000 orang.

Penelitian ini menemukan bahwa, orang-orang dengan kesulitan dalam menangani pekerjaan memiliki kadar “kolestrol jahat” (LDL) yang tinggi dan kadar “kolestrol baik” (HDL) yang rendah. Kita tahu sendiri bahwa, kadar kolestrol LDL yang tinggi dapat menutup arteri (pembuluh darah) dan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner. Yang dapat mengakibatkan serangan jantung.

Penelitian yang mencakup 90,000 orang  ternyata memiliki kekurangan bahwa mereka tidak meneliti mengenai diet, dimana diet disebutkan dapat juga mempengaruhi kadar dari kolestrol, dimana diperkirakan bahwa orang yang stres di tempat kerja secara tidak langsung memiliki kecenderungan untuk mengadaptasi pola diet yang buruk yang secara langsung dapat meningkatkan kadar kolestrol selain stress.

Dari sekian banyak peserta, ternyata ditemukan bahwa 8,7% peserta mengalami stres dalam pekerjaan, serta juga mengalami gejala kecemasan serta sindrom depresi.  Pada peserta yang terbukti stres  ditemukan juga peningkatan dari kadar LDL (kolestrol jahat), penurunan dari kadar HDL (kolestrol baik).

Walaupun penelitian ini tidak terlalu kuat, namun banyak penelitian yang mendukung bahwa stres dalam lingkungan kerja memiliki efek buruk terhadap kesehatan mental dan fisik. 

Kami menyarankan agar anda selalu rutin berolahraga, menjaga pola asupan makanan dan sebisa mungkin mengatur keseimbangan agar tidak terlalu stress.

Demikian penjelasan kami, semoga membantu.

0 Komentar

Belum ada komentar