Sukses

Hasil USG Berbeda dengan Perhitungan Kehamilan HPHT

10 Dec 2014, 12:01 WIB
Wanita, 33 tahun.

Siang dok.. Sy mau tanya.. Saya haid terakhir 30 jul 2014 Dan menurut hitungan haid harusnya saya sdh msk hitungan hamil 12 minggu Tapi 3 hari lalu saya ke dokter kandungan dan menurut ukuran usg, zanin saya berukuran 10 week dgn panjang 3,8 cm Apakah ini normal dok? Lalu selama ini saya mengalami keputihan putih susu kadang bening, tdk berbau dan tdk gatal. Tapi keputihan ini tiap hari ada terus dok. Menurut dktr Spog sy kata beliau di cebok aja. Karena blm 3 bln tdk bs diobati. Lalu pada hari ini saya mengalami keputihan seperti ingus warna merah muda kearah wr pink. Apakah ini bahaya dok? Sebelumnya saya ucapkan Terimakasih atas masukan dari dokter. Salam Fitri

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Perhitungan kehamilan memang dapat dilakukan melalui 2 cara, yaitu melalui perhitungan manual dengan hari pertama haid terakhir (HPHT) dan perhitungan melalui Pemeriksaan USG janin. Perhitungan melalui HPHT hanya dapat dipercaya apabila siklus menstruasi Anda teratur dalam 6 siklus terakhir. Perhitungan HPHT juga umumnya lebih dapat dipercaya pada trimester pertama perkembangan janin dikarenakan pemeriksaan USG yang belum adekuat. Kekurangannya adalah ibu seringkali lupa akan kepastian tanggal hari pertama mengalami haid terakhir sebelum hamil, sehingga perhitungan ini tidak jarang meleset dari usia kehamilan sebenarnya.

Apabila sudah memasuki trimester ketiga. Perhitungan usia kehamilan lebih baik dilakukan melalui pemeriksaan USG. Hal ini dikarenakan pemeriksaan USG pada trimester ketiga sudah lebih baik dan lebih akurat karena ukuran janin yang sudah cukup besar.

Teori di atas pun telah dibuktikan melalui penelitian. Dari penelitian tersebut didapatkan bahwa metode perkiraan usia kehamilan dengan perhitungan hari pertama haid terakhir tidak terlalu dapat diandalkan akurasinya dibandingkan dengan perhitungan dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG). Karena itu, dalam hal ini, hasil perkiraan usia kehamilan dengan USG lebih dapat dipercaya. Meski demikian, perlu diingat bahwa hasil tersebut pun memiliki kemungkinan kesalahan (meski tidak terlalu besar), mengingat sifatnya yang operator-dependen (bergantung pada operator/pemeriksa).

Keluhan Anda yang kedua adalah munculnya flek pink kemerahan. Flek bisa merupakan gambaran yang menunjukkan adanya perdarahan ringan pada sistem reproduksi Anda. Penting untuk diketahui bahwa semua bentuk perdarahan yang keluar dari kemaluan wanita (vagina) yang sedang dalam kondisi hamil perlu mendapatkan perhatian lebih. Flek-flek tersebut bisa jadi merupakan suatu pertanda adanya masalah serius dan berbahaya bagi kehamilan Anda. Memang pada 20-30% wanita hamil terkadang dapat mengalami flek-flek perdarahan yang biasa terjadi di awal kehamilannya (3 bulan pertama kehamilan). Beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya flek-flek selama kehamilan diantaranya adalah :

  • Melakukan hubungan seksual selama kehamilan. Biasanya flek-flek darah akan timbul setelah melakukan hubungan seksual saat hamil karena saat hamil serviks (leher rahim) wanita dialiri oleh lebih banyak darah dibandingkan oleh wanita yang tidak hamil, karena itu serviks wanita yang sedang hamil lebih mudah berdarah
  • Keguguran 
  • Kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik)
  • Blighted Ovum (BO). Merupakan suatu kelainan dimana janin di dalam rahim gagal untuk berkembang
  • Infeksi saluran reproduksi oleh jamur, parasit, ataupun bakteri
  • Plasenta previa atau Solusio plasenta (pelesapan plasenta dari dinding rahim). Merupakan penyebab perdarahan yang biasanya terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.
  • dan lain-lain

Tetaplah memeriksakan kehamilan Anda ke dokter Anda. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti pemeriksaan USG dan pemeriksaan darah untuk memastikan bahwa Anda dan bayi dalam kandungan dalam kondisi sehat dan menyingkirkan berbagai hal yang mungkin menjadi penyebab terjadinya perdarahan tersebut. Dokter akan memberikan terapi sesuai dengan penyebab timbulnya flek-flek darah pada Anda. Jika memang dokter mengatakan tidak berbahaya maka Anda tidak perlu khawatir, karena memang 20-30% wanita hamil terkadang dapat mengalami flek-flek perdarahan yang biasa terjadi di awal kehamilannya (3 bulan pertama kehamilan).

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi dan pengetahuan Anda :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar