Sukses

Demam Satu Minggu dan Widal Positif

07 Dec 2014, 18:00 WIB
Wanita, 23 tahun.

mual dan demam seminggu. cek darah lengkap dan widal positif dan leukosit tinggi. apa mgkin hepatitis? krn bb turun trs

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami rasa khawatir yang Anda rasakan. Demam hingga satu minggu disertai hasil laboratorium darah leukosit meningkat dan hasil widal positif mengarahkan pada penyakit tipus.

Tipus atau disebut juga demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan penyakit ini banyak terdapat di negara-negara berkembang, seperti Indonesia, karena makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh bakteri ini.

Gejalanya bisa berupa demam, sakit kepala, nyeri sendi, sakit tenggorokan, sembelit atau diare/mencret, penurunan nafsu makan dan nyeri perut.  Kadang penderita merasakan nyeri ketika berkemih dan terjadi batuk serta perdarahan dari hidung. Gejala penyakit demam tifoid dapat berlangsung antara 10-14 hari. 

Penderita demam tifoid perlu mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter sesuai petunjuk, beristirahat cukup (bergerak sewajarnya, namun perlu beristirahat) dan juga memperhatikan asupan makanan dan minumannya. 

Berikut ini panduan makanan bagi penderita demam tifoid:

  • Hindari makanan berserat tinggi dan sedang, susu, produk susu, dan daging berserat kasar, makanan yang terlalu berlemak, terlalu manis, terlalu asam, dan berbumbu tajam
  • Makanan lebih baik dimasak hingga lunak dan dihidangkan pada suhu yang tidak terlalu panas atau dingin agar tidak merangsang pencenaan
  • Makanan lebih baik diberikan sering namun dalam porsi kecil
  • Bila diberikan untuk jangka waktu lama atau dalam keadaan khusus, perlu disertai suplemen vitamin dan mineral, atau makanan formula.

Karena penyakit ini ditularkan melalui makanan, maka untuk mencegah agar tidak terkena demam tifoid adalah dengan berhati-hati memilih makanan, memperhatikan kebersihan makanan yang dikonsumsi dan tidak sembarang mengkonsumsi makanan di pinggir jalan.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar