Sukses

Efek Rendahnya Hormon Testosteron

30 Nov 2014, 00:04 WIB
Pria, 46 tahun.

Dear dr. saya ingin tanya kalau hormon testoteron rendah apa efeknya. apa bisa beli hormon tsb dr apa untuk konsultasi

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Tubuh laki-laki menghasilkan hormon testosteron di dalam testis mereka. Kadar testosteron tubuh mencapai puncaknya selama masa remaja dan awal dewasa muda. Mulai usia 40, tubuh memproduksi lebih sedikit testosteron. Untuk sebagian besar laki-laki, kadar testosteron menurun secara perlahan.  

Pada laki-laki, hormon ini membantu mempertahankan kepadatan tulang, distribusi lemak, massa otot, kekuatan otot, produksi sel darah merah, dorongan seks, dan produksi sperma. Jika tubuh kekurangan hormon testosteron, maka fungsi yang telah disebutkan diatas berkurang seperti penurunan fungsi seksual, penurunan kepadatan tulang, berkurangnya massa otot, peningkatan jumlah lemak, penurunan kekuatan otot,  penurunan daya ingat, perubahan mood dan depresi. 

Tidak semua orang dengan kadar testosteron yang rendah membutuhkan terapi. Hanya laki-laki yang memiliki gejala kekurangan testosteron dan dibuktikan melalui pemeriksaan darah yang dapat dipertimbangkan untuk terapi penambahan hormon testosteron.

Terapi testosteron memiliki efek samping selain itu risiko dan keuntungan pada penggunaan jangka panjang belum diketahui secara medis.

Efek samping yang dapat ditimbulkan akibat suntikan hormon testosteron beragam mulai dari reaksi alergi ringan hingga berat. Selain itu perlu diwaspadai dan segera ke dokter bila terjadi gejala seperti di bawah:

  • peningkatan berat badan secara cepat;

  • ereksi yang berlangsung dalam jangka waktu sangat lama;

  • nyeri tulang, sering haus, gangguan daya ingat, lelah, bingung, sering BAK, kejang otot

  • mual, muntah, nyeri perut, penurunan nafsu makan, kuning (pada kulit atau mata). Salah satu efek suntik testosteron adalah gangguan pada saluran gastrointestinal. Suntikan testosteron dapat menyebabkan peningkatan enzim hati dan gangguan hati.

Beberapa ahli menyebutkan bahwa terapi pengganti hormon testosteron dapat memperburuk kondisi:

  • pembesaran prostat jinak / benign prostatic hyperplasia (BPH)

  • kanker prostat

  • sleep apnea

  • pembekuan darah

  • gagal jantung

Sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter spesialis Andrologi terlebih dahulu untuk menentukan kadar testoteron dalam darah Anda. Selain itu penurunan kadar hormon testosteron yang tidak disertai gejala tidak membutuhkan pengobatan. Salah satu efek dari suntik testosteron adalah gangguan fungsi hati, mengingat Anda memiliki riwayat hepatitis C, maka kami sarankan Anda untuk berkonsultais ke dokter terlebih dahulu.  Anda dapat membaca artikel Baik Buruk Testosteron Sintetis untuk menambah pengetahuan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar