Sukses

Punya Hepatitis B tidak diberi obat

18 Dec 2014, 12:37 WIB
Wanita, 37 tahun.

Bln lalu kami iseng2 cekup hasil Suami terkena hepatitis b tapi tdk menular & pemeriksaan hati normal tdk Ada pembesaran dan tdk mnunjukkan gejala. Kami kaget kok bisa y & kami hidup sehat tp waktui kecil Suami kena penyakit kuning yg lama. Apakah bisa dari situ Brubah mnjadi B ? Trus bgm langkah kami krn dokter tdk memberi obat

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Hepatitis (radang pada hati) B  adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati. Hepatitis B merupakan penyakit hepatitis yang paling sering terjadi yang jarang diketahui orang awam.  Virus hepatitis B menular melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi, hal ini dapat terjadi pada keadaan;

  • Kontak langsung darah dengan darah
  • Hubungan seksual yang tidak aman
  • Penggunaan jarum suntik tidak steril
  • Tertusuk jarum suntik yang terinfeksi
  • Jarum yang terkontaminasi yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, body piercing
  • Pada saat kehamilan – penularan dari ibu-janin pada proses melahirkan
  • Penggunaan pisau cukur bersama
  • Tranfusi darah

Bila benar anda dinyatakan hepatitis B maka yang perlu diperiksa adalah apakah hepatitis B yang Anda derita masih menularkan ke orang lain atau tidak. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan yaitu melakukan pemeriksaan HBeAg dan Anti HBe. Apabila hasil yang didapat seperti ini :

  • HBe Ag reaktif/positif dan Anti HBe non reaktif/negatif artinya Hepatitis B masih infeksius
  • HBe Ag non reaktif/negatif dan Anti HBe reaktif/positif artinya Menderita Hepatitis B tapi sudah tidak menular lagi, disebut dengan Hepatitis B carrier .

Apabila Anda menderita Hepatitis B infeksius maka pemeriksaan lanjutnya adalah HBV DNA  untuk mengetahui aktivitas virus tersebut. Apabila hasilnya meningkat artinya virus tersebut sedang aktif berkembang biak. Dan yang perlu diperhatikan juga adalah fungsi liver dengan memantau SGOT dan SGPT (enzim yang diproduksi oleh hati). Bila diperlukan juga dapat dilakukan USG hati. Untuk evaluasi menyeluruh sebaiknya Anda mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam.

Sebagian besar orang dengan hepatitis B tidak memerlukan pengobatan yang khusus selain beristirahat dan mereka akan sembuh secara utuh.

Apabila infeksi VHB bertahan lebih dari 6 bulan (infeksi hepatitis kronik), dapat diberikan obat antivirus yang disebut interferon alfa. Pengobatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko terjadinya sirosis hati dan kanker hati, namun tetap tidak dapat menghilangkan virus yang terdapat di dalam tubuh. Penderita hepatitis B kronik harus mengkonsumsi obat tersebut dan kontrol secara berkala ke dokter. Meskipun dengan pengobatan tersebut virus tidak dapat dihilangkan secara total, yang penting untuk dilakukan adalah menekan replikasi (perkembangbiakan) virus serendah mungkin, sehingga peradangan hati yang terjadi dapat lebih ditekan.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar