Sukses

Nyeri pada Tengkuk

23 Oct 2014, 16:01 WIB
Wanita, 44 tahun.

Selamat Malam, Dok kenapa kepala saya sering pusing terutama bagian belakang, apakah itu karena darah rendah..?

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih atas pertanyaan Anda. 

Sudah berapa lama keluhan ini Anda rasakan? Bagaimana awal mulanya? Apakah ada gejala lain seperti nyeri saat menggerakan tengkuk, sakit kepala, kesemutan pada anggota gerak tubuh, atau keluhan lainnya? Pengobatan apa sajakah yang sudah Anda dapatkan? 

Secara umum, nyeri pada tengkuk biasanya muncul akibat beberapa penyebab seperti salah posisi tidur, menggunakan komputer dengan waktu yang lama, ataupun akibat salah posisi duduk. Kecemasan dan stres juga dapat menyebabkan nyeri pada tengkuk. Selain itu, nyeri juga dapat dipengaruhi keadaan-keadaan di bawah ini: 

  • Penggunaan otot-otot tengkuk yang berlebihan, misalnya oleh posisi tengkuk yang salah selama aktifitas sehari-hari, yang dapat menyebabkan nyeri tengkuk dan ketegangan otot yang kronis, biasanya nyeri semakin dirasakan bila terjadi pergerakan tengkuk yang dapat disertai oleh nyeri kepala, kaku otot, dan keterbatasan pergerakan otot.
  • Proses degeneratif dari diskus tulang belakang biasanya disebabkan oleh proses penuaan.
  • Herniasi diskus tulang belakang (hernia nukleus pulposus/HNP): dapat menekan saraf pada tulang belakang yang memicu nyeri pada tengkuk dan kesemutan pada tangan
  • Beberapa penyakit seperti peradangan sendi pun dapat menyebabkan nyeri pada tengkuk

Intinya, nyeri pada tengkuk dapat disebabkan oleh masalah pada otot, sendi, maupun tulang tengkuk. Penjepitan syaraf (hernia nukelus pulposus/HNP) memang tidak hanya dapat terjadi pada punggung, di tengkuk pun bisa terjadi. Gejala tersering berupa nyeri, baal/kesemutan di tengkuk yang dapat menjalar sampai tangan, sampai kelumpuhan. Untuk memastikan HNP diperlukan pemeriksaan MRI.

Cobalah untuk olahraga secara teratur, untuk sementara Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri. Kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis syaraf untuk memastikan penyebab nyeri Anda dan terapi lebih lanjut.

 

Berikut kami lampirkan artikel sebagai tambahan informasi:

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klik Dokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar