Sukses

Diagnosis Typhoid dan Penyembuhannya

02 Dec 2014, 20:17 WIB
Wanita, 62 tahun.

Saya demam, menggigil dann sakit perut.Kata dokter saya ada gejala sakit tipus. Saya diberi antibiotik, anti radang dan obat maag. karena saya jg sakit maag. Larangan makan mi, sambal dan santan. Yang ingin saya tanya apakah dokter bisa mengetahui saya kena tipus tanpa lewat cek darah, hanya melihat dari warna lidah saja?? Kalau warna lidah sudah tidak putih lagi apakah berarti sdh sembuh?? Dan apakah bisa kambuh lagi?? Trimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Untuk mendiagnosis pasti typhoid/tipus, perlu dilakukan kultur darah melalui media empedu. Tetapi hal ini memakan waktu lama (sekitar 3 minggu). Maka alternatif pemeriksaan laboratorium lain yang sederhana untuk mendiagnosis typhoid adalah dengan widal. Kenaikan titer empat kali dianggap positif typhoid. Namun segala pemeriksaan ini harus sesuai dengan gejala klinis dan hasil pemeriksaan fisik. 

Selain itu juga, dengan keterbatasan sarana (misalnya tidak ada laboratorium) dan dengan pengalaman dokter yang cukup mumpuni, diagnosis dapat ditegakkan berdasarkan hasil wawancara dan pemeriksaan fisik. Pada kasus Anda, kemungkinan karena gejala khas typhoid sudah tampak dan disertai dengan coated tongue (lidah berselaput putih yang khas pada typhoid), maka dengan pengalaman dokter tersebut, dapat didiagnosis Anda terkena typhoid. 

Typhoid dapat disembuhkan secara total dengan pemberian antibiotik yang tepat, seperti kloramfenikol, trimethoprim-sulfamethoxazole atau ciprofloxacin, untuk periode waktu tertentu. Obat-obat tersebut hanya dapat dikonsumsi dengan resep dokter, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Penggunaan obat yang tidak sesuai dengan indikasi dokter, baik jenis obat, dosis dan lama penggunaannya, justru akan berakibat buruk bagi tubuh. Dengan pengobatan yang tepat dan istirahat saat fase akut akan memercepat proses penyembuhan demam typhoid. Bila tak terawat dengan baik, demam typhoid dapat berlangsung selama tiga minggu atau lebih. Penderita demam typhoid sebaiknya beristirahat untuk sementara waktu, hindari aktifitas yang terlalu tinggi selama masih sakit. Aktivitas dapat kembali seperti semula secara perlahan-lahan, setelah kondisi anda sudah lebih baik.

Makanan yang dapat dikonsumsi oleh penderita demam typhoid harus mengandung kalori dan protein yang cukup dan sebaiknya rendah serat untuk mencegah perdarahan dan perforasi pada usus. Sehingga konsumsi sayur-sayuran berserat sebaiknya dihindari terlebih dahulu. Dapat dilakukan konsumsi bertahap secara perlahan mulai dari cair, bubur lunak, tim, dan kemudian nasi biasa.

Berikut ini panduan makanan bagi penderita demam typhoid:

  • Hindari makanan berserat tinggi dan sedang, susu, produk susu, dan daging berserat kasar, makanan yang terlalu berlemak, terlalu manis, terlalu asam,pedas dan berbumbu tajam
  • Makanan lebih baik dimasak hingga lunak dan dihidangkan pada suhu yang tidak terlalu panas atau dingin agar tidak merangsang pencernaan
  • Makanan lebih baik diberikan sering namun dalam porsi kecil

Berikut kami lampirkan artikel:

 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar