Sukses

Operasi Hipospadia dan Resikonya

04 Dec 2014, 23:27 WIB
Pria, 33 tahun.

SEBERAT APA RESIKO OPERASI ANAK PENDERITA HIPOSPADIA PADA PANGKAL PENIS.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Hipospadia adalah suatu kelainan bawaan dimana meatus uretra eksternus (lubang kencing) terletak di bagian bawah dari penis dan letaknya lebih kearah pangkal penis dibandingkan normal. Hipospadia biasanya disertai bentuk abnormal penis yang disebabkan adanya chordee dan adanya kulit di bagian punggung penis yang relatif berlebih dan bagian bawah yang kurang. Penentuan tipe hipospadianya lebih baik dilakukan dengan pemeriksaan fisik. 

Tujuan operasi pada hipospadia adalah agar pasien dapat berkemih dengan normal, bentuk penis normal, dan memungkinkan fungsi seksual yang normal. Hasil pembedahan yang diharapkan adalah penis yang lurus, simetris, dan memiliki meatus uretra eksternus pada tempat yang seharusnya, yaitu di ujung penis. Ada banyak variasi teknik, yang populer adalah tunneling Sidiq-Chaula yang memang dilaksanakan dalam 2 tahap. Untuk teknik lainnya, perlu didiskusikan dengan dokter bedah bersangkutan, karena sangat bergantung pada hasil pemeriksaan fisik Anda. Memang tahap pertama sebaiknya dilakukan pada tahun pertama anak dan tahap kedua diselesaikan sebelum memasuki usia sekolah. Namun, hal ini dapat didiskusikan dengan dokter Anda lebih jauh lagi dengan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan fisik pada anak Anda.

Untuk mengetahui seberapa besar resiko tindakan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter bedah plastik di rumah sakit besar atau rumah sakit rujukan tipe A di Jakarta dengan dokter spesialis bedah plastik konsultan. Karena hal ini tergantung dengan kelainan, usia, serta kondisi pasien. Untuk informasi lengkap, kami sertakan artikel berjudul:

Hipospadia

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar