Sukses

Apakah Tidak Pernah Masturbasi Mempengaruhi Pengeluaran Air Mani?

04 Dec 2014, 07:02 WIB
Pria, 24 tahun.

Dokter, hingga saya usia 24 tahun kini, saya tidak pernah onani atau masturbasi, apakah ini berpengaruh nanti saat saya menikah, ada yang bilang air mani nantinya akan sulit keluar jika tak melakukan onani atau masturbasi, benarkah?

Terima kasih Anda telah mengguanakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Onani atau masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif oleh karena itu kami tidak menganjurkan hal tersebut, terlebih jika dilakukan frekuensi yang sangat sering (hampir setiap hari). Kebiasaan melakukan masturbasi dapat menimbulkan masalah psikis dimana timbul pikiran terus menerus untuk melakukan masturbasi. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya. 

Sperma dihasilkan di dalam saluran reproduksi pria yaitu testis dan kemudian disimpan dan disalurkan apabila terjadi ejakulasi. Sel sperma akan matang dalam waktu kurang lebih 48 jam. Apabila ejakulasi terjadi lebih dari satu kali dalam waktu kurang dari 48 jam maka kualitas sperma akan berkurang karena sperma belum matang. Onani atau masturbasi yang sampai menimbulkan ejakulasi lebih dari satu kali dalam waktu 48 jam akan mengurangi kualitas sperma.

Masturbasi sendiri tidak mempengaruhi kualitas sperma, keluarnya air mani di kemudian hari dan tidak menyebabkan terjadinya kemandulan. Cairan semen/mani merupakan cairan bening berasal dari kelenjar prostat (60%), kelejar vesika seminalis (30%)dan sedikit dari kelenjar bulbourethral.  Cairan semen berfungsi membantu transportasi, memberi nutrisi, dan membantu pergerakan sperma serta memiliki fungsi lubrikasi saat proses penetrasi akan terjadi. Cairan semen mengandung cairan basa yang dapat menetralisir asam pada uretra laki-laki dan vagina wanita. Fungsi ini penting untuk melindungi sperma,karena asam dalam konsentrasi tinggi dapat membunuh sperma. Cairan semen keluar saat terjadi rangsangan seksual dan ketika ejakulasi terjadi.

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar