Sukses

Manfaat Kerokan

31 Oct 2014, 16:41 WIB
Pria, 35 tahun.

siang dok,apa ada efek samping/resiko bila saya sering melakukan kerokan sesering mungkin,bisa terjadi 1minggu 2 kali? bila tidak saya lakukankan maka sy sering sendawa & badan terasa pegal2,sy pekerja didlm ruangan yg ber ac bila wkt krj kadangkala ac ruangan sengaja saya matikan itu berlangsung 2 thn yg lalu,saya takut untuk pemeriksaan kondisi badan sy dok,sekian & terima kasih.

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kerokan merupakan sebuah terapi pengobatan alternatif untuk gejala masuk angin yang sering diterapkan oleh orang Indonesia.Metode ini biasanya dilakukan dengan menggaruk dan menekan bagian permukaan kulit menggunakan minyak dan benda tumpul seperti uang logam sehingga terbentuk guratan merah pada kulit. Otot-otot yang tegang terasa kendur dan adanya sensasi relaksasi pada kulit.

Banyak mitos tentang manfaat dari kerokan ini sehingga pilihan untuk melakukan terapi ini masih sering kita jumpai. Meski dunia medis sudah canggih, namun kebiasaan kerokan ternyata masih bisa dinikmati dari berbagai golongan dan strata sosial.

Budaya kerokan ternyata sudah ada sejak zaman kerajaan dahulu. Bahkan raja-raja dan petinggi kerajaan Nusantara banyak yang melakukan terapi ini untuk kesehatan. 

Terapi ini digemari, karena rasanya yang manjur dan murah tentunya untuk sebuah penyembuhan penyakit. Setelah dilakukan terapi kerokan ini, badan sering terasa lebih baik. Hal ini disebabkan oleh suatu zat endorphin yang keluar dari proses kerokan tersebut.

Tidak hanya penduduk Indonesia yang sering melakukan teknik terapi ini, di luar negeri pun mengenal kerokan namun berbeda dalam bentuk dan tekniknya.

Vietnam mengenal cao gio, dan Kamboja teknik penyembuhanya disebut goh kyol. Tiongkok mengenal gua sha. Karena menggunakan batu giok, maka terkenal dengan Jade Stone Therapy. Namun hindari kerokan jika kerokan menyebabkan keluhan nyeri, kulit kemerahan, infeksi dan keluhan lainnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.

Terima kasih

Salam

Redaksi Klikdokter

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar