Sukses

Sinusitis, Rhinitis, Atau Alergi?
27 Oct 2014, 17:02 WIB
Wanita, 17 tahun.

Dok saya mau tanya, saya bingung sbnarnya saya ini sinus atau rhinitis atau hanya alergi biasa. Saya pilek sudah lama dr kecil. Tp siap saya kedojter slalu diblg itu alergi debu. Tapi pas sy pilek itu sy pusing, lalu pipi dan bagian bawah mata saya itu kalo di tekan, bisa bikin keluar (ingus) nya. Berbentuk cair sperti air. Bening. Dan bikin kepala sgt pusing. Trus juga sy merasa (ingus) nya ada di telinga. Krn tiap sy gerakin telinga, ingus bs kluar dr mulut . Trimakasih dok

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Saudari yang terhormat.

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Berdasarkan informasi yang Anda berikan, Anda memiliki riwayat Rhinitis alergi, dengan debu sebagai faktor pencetus (alergen). Keluhan yang Anda sebutkan juga dapat merupakan manifestasi sinusitis. Gejala yang paling khas adalah pusing, sakit kepala dan pilek.

 

Hal-hal yang dapat memicu sinusitis antara lain:

  • Kelainan anatomi pada rongga hidung atau sinus
  • Rhinitis alergi dan non alergi
  • Asma
  • Polip nasal
  • Intubasi nasotrakeal dan nasogastric
  • Tumor
  • Penyakit imunologi (seperti imunodefisiensi, defisiensi IgA atau IgG, AIDS)
  • Cystic fibrosis
  • Sindrom Kartagener
  • Infeksi saluran pernapasan atas yang berulang
  • Merokok
  • Iritan dari lingkungan maupun polusi
  • Penyakit gigi
     

Kemudian bagaimana faktor di atas dapat memicu sinusitis, terjadi lewat mekanisme berikut:

  • sumbatan aliran sinus
  • gangguan silia, yang berfungsi mengalirkan cairan sinus tersebut
  • gangguan jumlah dan kualitas cairan mukus

Sinus merupakan suatu rongga yang terdapat pada belakang hidung, mata dan dahi, dan pada keadaan normal berada pada kondisi steril. Pada keadaan sakit, dinding mukosa hidung mengalami peradangan atau pembengkakan akibat alergi (seperti pada kasus Anda = rhinitis alergi), infeksi, iritasi bahan kimia, yang menyebabkan sumbatan aliran sekresi pada sinus, dan jika dibiarkan akan menjadi tempat pertumbuhan bakteri yang memicu terjadinya Sinusitis sekunder.

Pada prinsipnya, pengobatan sinusitis ditujukan dengan mengatasi penyebabnya. Pada kasus infeksi, faktor penyebab dapat dihilangkan dengan pengobatan antibiotik. Sementara untuk kasus sinusitis akibat alergi seperti yang Anda alami, pengobatan medis hanya dapat membantu Anda mengurangi gejalanya, bukan menghilangkan faktor penyebabnya (alergi). Yang harus dilakukan pada kasus alergi adalah menghindari pemicunya. Sehingga sangat mungkin untuk terjadi kekambuhan. 

Dalam perjalanannya, apabila sinusitis tidak diobati, infeksi kuman dari sinusitis juga dapat menyebar ke tulang sekitar rongga sinus yang terkena, mata, otak, dan paru. Namun keadaan ini dapat dicegah dengan penanganan yang cepat dan optimal. Terapi pembedahan jarang diperlukan kecuali telah terjadi komplikasi ke organ sekitar sinus. 

Untuk itu, perlu konsultasi dengan dokter THT untuk mendapatkan pengobatan dan penanganan yang sesuai. Apakah selain karena alergi, terdapat sumbatan/obstruksi mekanik seperti kelainan bentuk pada daerah hidung ataukah juga terdapat infeksi lain. Jika ditemukan adanya sumbatan/obstruksi mekanik, maka harus diperbaiki kelainannya. Sedangkan jika memang dicetuskan oleh infeksi akan diberikan antibiotik, dan jika karena alergi, maka hindari hal-hal yang menyebabkan alergi. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar