Sukses

Terkilir atau Keseleo

03 Dec 2014, 20:43 WIB
Pria, 20 tahun.

Benjolan akibat terkilir?

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Kami akan menjelaskan sedikit lebih dalam mengenai penyebab terkilir terlebih dahulu. Terkilir atau keseleo merupakan istilah awam yang digunakan untuk menggambarkan setiap keadaan bengkak atau nyeri pada pergelangan tangan atau pergelangan kaki akibat "salah urat" setelah melakukan aktivitas tertentu, padahal terkilir memiliki beberapa penyebab bergantung pada kronologis terjadinya.

Pada saat terjadi gerakan cukup keras dengan arah yang tidak biasa, terdapat beberapa kemungkinan yang dapat terjadi pada sendi.

  1. Peregangan dan memar pada otot atau ligamen (jaringan yang menghubungkan antar dua tulang). Keadaan ini dapat dikategorikan terkilir yang ringan
  2. Robekan pada ligamen yang dapat menyebabkan nyeri, bengkak, dan memar yang lebih berat dibandingkan keadaan pertama
  3. Putusnya ligamen menyebabkan ketidakstabilan pada sendi dan dapat ditemukan perdarahan di sekitar robekan yang tampak sebagai memar hebat. Meski tidak selalu, putusnya ligamen dapat disertai pergeseran tulang sehingga memerlukan tatalaksana intensif oleh dokter spesialis bedah tulang.

Selain itu, masih ada peregangan atau robekan pada serat-serat otot yang dapat menyebabkan keluhan serupa. Keadaan ini umumnya berkaitan dengan penggunaan otot dan tendon yang berlebihan secara berulang.

Peregangan maupun robekan ligamen umumnya akan diikuti oleh reaksi inflamasi (bengkak, radang, benjol) sehingga menimbulkan keluhan pembengkakan, nyeri, kemerahan, yang terasa hangat pada perabaan. Yang dapat dilakukan untuk mengurangi peradangan adalah dengan mengompres daerah yang terkilir menggunakan es, istirahatkan bagian yang terkilir dengan meninggikannya saat berbaring agar bengkak cepat berkurang, dan dapat dibantu dengan penggunaan perban elastis.

Tindakan memijat daerah yang terkilir justru dapat memperburuk reaksi radangnya sehingga tidak bijaksana untuk melakukannya terutama saat masih terjadi peradangan. Sementara ini, cobalah untuk menerapkan beberapa tips di atas. Adapun obat-obatan golongan anti radang nonsteroid (asam mefenamat, natrium diklofenak, dsb) dapat membantu mengatasi nyeri yang ditimbulkan.

Apabila setelah menerapkan tips di atas keluhan tidak juga membaik, maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis bedah tulang untuk evaluasi lebih lanjut. Dokter akan memeriksa kemungkinan adanya patah tulang sebelum menentukan terapi selanjutnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar